JK Terima Dubes Iran, Prabowo Siap Jadi Mediator Konflik Iran-AS

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla menerima Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi di kediamannya Jakarta Selatan membahas konflik Iran dan peluang mediasi Indonesia. (Posnews/Ist)

Jusuf Kalla menerima Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi di kediamannya Jakarta Selatan membahas konflik Iran dan peluang mediasi Indonesia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kediamannya di Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru situasi konflik Iran yang memanas serta membuka peluang Indonesia ikut mendorong perdamaian melalui peran strategis diplomasi aktif.

Dalam pertemuan itu, Boroujerdi memaparkan kondisi terkini di Iran. Ia menjelaskan situasi keamanan yang memburuk, perlawanan rakyat, hingga jatuhnya korban sipil, termasuk anak-anak sekolah.

JK kemudian menegaskan bahwa situasi kemanusiaan menjadi perhatian serius dan membutuhkan respons dunia internasional.

Selanjutnya, JK menyampaikan bahwa Iran berharap dukungan dari negara-negara sahabat, terutama dari komunitas Muslim, termasuk Indonesia.

Menurutnya, masyarakat dan pemerintah Indonesia pada prinsipnya selalu mendorong perdamaian dan penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.

Baca Juga :  Prabowo Absen di Harlah ke-100 NU, PBNU Buka Alasan Sebenarnya

Lebih jauh, JK mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto siap berperan sebagai penengah apabila kedua belah pihak menyetujui.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, ia menekankan bahwa mediasi hanya dapat berjalan efektif jika seluruh pihak yang terlibat membuka ruang dialog.

“Presiden Prabowo siap menjadi penengah. Tetapi tentu saja harus ada persetujuan kedua belah pihak. Ini masih perlu dibicarakan lebih lanjut,” ujar JK.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran.

Kegagalan diplomasi tersebut memicu lonjakan ketegangan yang semakin sulit dikendalikan.

Bahkan, eskalasi konflik memuncak setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu Iran.

Baca Juga :  MUI Berubah Sikap Usai Bertemu Prabowo, Dukung Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Gaza

Hingga kini, aksi balasan masih berlangsung dan menambah kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Kemlu RI pun menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri, menghentikan aksi militer, dan kembali mengedepankan dialog.

Pemerintah Indonesia juga menegaskan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog, bahkan bersedia bertolak ke Teheran jika kedua pihak menyetujui mediasi tersebut.

Peningkatan ketegangan ini berpotensi mengguncang stabilitas Timur Tengah dan berdampak pada keamanan global.

Karena itu, Kemlu RI mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak untuk tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR KM 30 Jaksel, Truk Fuso Rem Blong Picu Tabrakan
22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soetta, Pemerintah Siapkan Pemulangan Gelombang Kedua
Tambang Emas Ilegal di Way Kanan Dibongkar, Polisi Ciduk 14 Tersangka – Kerugian Negara Rp1,3 T
Tabung Gas Bocor di Bogor Tengah, Satu Keluarga Terbakar Parah hingga 80 Persen
Polisi Gerebek Gudang Bawang Bombai Impor Ilegal di Malang, 700 Karung Disita
Tembak Pemuda Pakai Airsoft Gun di Cilincing, Debt Collector Bonyok Dihajar Warga
Polri Bagikan 38.268 Paket Sembako Jelang Idul Fitri 1447 H untuk Personel dan ASN Mabes
Taktik Menghadapi Inflasi Musiman Saat Belanja Kebutuhan Pokok

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:52 WIB

Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR KM 30 Jaksel, Truk Fuso Rem Blong Picu Tabrakan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:37 WIB

22 WNI dari Iran Tiba di Bandara Soetta, Pemerintah Siapkan Pemulangan Gelombang Kedua

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:21 WIB

Tambang Emas Ilegal di Way Kanan Dibongkar, Polisi Ciduk 14 Tersangka – Kerugian Negara Rp1,3 T

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:52 WIB

Tabung Gas Bocor di Bogor Tengah, Satu Keluarga Terbakar Parah hingga 80 Persen

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:33 WIB

Polisi Gerebek Gudang Bawang Bombai Impor Ilegal di Malang, 700 Karung Disita

Berita Terbaru