Kampung Mauka Deiyai Papua Tengah Dibakar, 18 Rumah dan Kantor Pemerintah Hangus

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Pembakaran di Kapiraya Atas Deiyai, 35 Personel Gabungan Disiagakan. (Posnews/Ist)

Aksi Pembakaran di Kapiraya Atas Deiyai, 35 Personel Gabungan Disiagakan. (Posnews/Ist)

PAPUA TENGAH, POSNEWS.CO.ID – Aksi pembakaran mengguncang Kampung Mauka, Distrik Kapiraya Atas, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

Insiden ini menghanguskan rumah warga dan kantor pemerintahan, sekaligus memicu peningkatan pengamanan aparat di wilayah perbatasan.

Peristiwa pembakaran ini diduga berkaitan dengan ketegangan antar kelompok masyarakat, yakni Suku Mee dari Kabupaten Deiyai dan Suku Kamoro asal Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, aparat kepolisian langsung bergerak cepat untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

35 Personel Gabungan Disiagakan di Perbatasan

Sebanyak 35 personel gabungan dari BKO Polres Mimika dan Brimob Batalyon B Pelopor langsung siaga di safe house perbatasan Kapiraya–Mododagi. Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri Alfredo Korwa, memimpin langsung pasukan tersebut.

Ia menegaskan aparat memastikan situasi tetap terkendali meski pengamanan diperketat secara maksimal.

“Kami memastikan situasi terkendali, namun kami tetap memperkuat pengamanan,” tegasnya, Sabtu (14/2/2025).

Polsubsektor dan 18 Rumah Warga Terbakar

Api melalap Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai Polda Papua Tengah, Kantor Distrik Kapiraya Atas, serta 18 unit rumah semipermanen milik warga Kampung Mauka.

Baca Juga :  Komandan KKB Yahukimo Philip Kobak Ditangkap Satgas, Polisi Sita Amunisi dan Senjata

Meski kerusakan tergolong signifikan dan mengganggu pelayanan pemerintahan, aparat memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Akibat kebakaran tersebut, aktivitas pelayanan publik di wilayah Kapiraya Atas dipastikan terdampak. Namun demikian, aparat berupaya mempercepat pemulihan situasi agar roda pemerintahan kembali berjalan normal.

Polisi Lakukan Konsolidasi dan Olah TKP

Setelah kejadian, jajaran Polres Mimika langsung menggelar apel konsolidasi. Selanjutnya, aparat bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi balasan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Deiyai–Mimika. Selain itu, kepolisian juga meningkatkan patroli dialogis guna meredam potensi provokasi.

Koordinasi Intensif dan Antisipasi Mobilisasi Massa

Tak hanya siaga di lapangan, aparat juga memperkuat koordinasi lintas wilayah. Polres Mimika berkoordinasi dengan Polres Deiyai dan jajaran terkait untuk memantau potensi mobilisasi massa, termasuk melalui jalur udara dan perairan.

Baca Juga :  Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Hingga saat ini, aparat menyatakan situasi Kapiraya dan sekitarnya dalam kondisi kondusif. Meski begitu, pengawasan tetap diperketat demi mencegah konflik susulan.

Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Aparat mengimbau tokoh masyarakat Suku Mee maupun Suku Kamoro agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi isu yang belum tentu benar. Polisi juga meminta warga tidak melakukan mobilisasi massa dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada penegak hukum.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran di Kampung Mauka sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dengan langkah cepat aparat dan dukungan masyarakat, stabilitas keamanan di Deiyai Papua Tengah diharapkan tetap terjaga meski situasi sempat memanas akibat aksi pembakaran tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar
Delapan Pelaku Curanmor Dibekuk di Depok, Polisi Temukan Tali Pocong
Polisi Tangkap Jambret Turis Prancis di Kota Tua, Pelaku Positif Sabu
Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria
Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek
Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku
Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas
Kasus Tiga Polisi Gugur di Katingan, Robi Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Diburu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:17 WIB

Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Polisi Tangkap Jambret Turis Prancis di Kota Tua, Pelaku Positif Sabu

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:30 WIB

Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek

Senin, 6 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku

Berita Terbaru