Kantor Ormas Madas di Jalan Darmo Surabaya Disegel Polisi, Dugaan Kasus Mafia Tanah

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor ormas Madas di Jalan Darmo Surabaya disegel polisi dengan police line kuning dan plang penyitaan terkait dugaan mafia tanah. (Dok. Posnews/Net

Kantor ormas Madas di Jalan Darmo Surabaya disegel polisi dengan police line kuning dan plang penyitaan terkait dugaan mafia tanah. (Dok. Posnews/Net

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menyegel kantor ormas Madas di Jalan Darmo Nomor 153, Wonokromo, Surabaya terkait dugaan kasus mafia tanah.

Penyegelan dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Kamis (15/1/2026).

β€œBenar, ada laporan polisi mengenai dugaan mafia tanah, dokumen palsu, dan penyerobotan lahan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, Jumat (16/1/2026), dilansir detikJatim.

Penyegelan dilakukan setelah polisi mendalami tiga laporan yang diterima Polrestabes Surabaya dan menemukan fakta yang menguatkan dugaan pidana.

Pantauan wartawan, area halaman kantor telah dipasang police line kuning, sementara plang pemberitahuan penyitaan juga terlihat di pagar.

Plang tersebut mencantumkan surat penetapan izin sita khusus Nomor: 190/PENPID/.B.S-SITA/2026/PN SBY Tanggal 15 Januari 2026.

Baca Juga :  Zelenskyy Desak Trump Tekan Tombol Panik Putin

Penyegelan dilakukan oleh penyidik Polrestabes, bukan melalui Pengadilan Negeri Surabaya, untuk memastikan barang bukti tetap aman dan penyelidikan berjalan lancar.

Polisi menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari penyidikan lanjutan terkait dugaan mafia tanah dan praktik penyerobotan lahan yang melibatkan ormas tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Papua Tengah Darurat Pangan, TNI Terobos Medan Pegunungan Salurkan Bantuan
Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih
Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T
Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit
Balita 2 Tahun Diculik dan Diduga Dijadikan Jaminan Utang Arisan Online di Makassar
Jenazah Korban KKB Yahukimo Berhasil Dievakuasi TNI, Ditemukan di Jurang Kali Kolaf
MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:15 WIB

Papua Tengah Darurat Pangan, TNI Terobos Medan Pegunungan Salurkan Bantuan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Janji Masuk SPKT Polres Banjarbaru, Polisi Gadungan Ditangkap usai Tipu Kekasih

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Dimulai, Kapolda Riau Kirim 8 Tim ke Wilayah 3T

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB