Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian warga negara asing asal Inggris di Depok terus diselidiki. Polres Metro Depok memeriksa delapan petugas Kantor Imigrasi Non TPI Depok sebagai saksi.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka, menegaskan pemeriksaan dilakukan untuk mengurai kronologi sejak penangkapan hingga korban ditemukan tewas.

Korban, Duncan James Rance, ditemukan meninggal di kamar mandi ruang tahanan pada Selasa (21/4/2026) sore.

Petugas awalnya menemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Untuk memastikan penyebab kematian, polisi langsung melakukan olah TKP, visum luar-dalam, serta autopsi di RS Polri Bhayangkara.

Baca Juga :  Polda Metro Bongkar Jaringan Senjata Api Ilegal, Amunisi Berikut 5 Tersangka Ditangkap

Dugaan Gantung Diri, Hasil Masih Ditunggu

Hasil awal menunjukkan adanya jeratan di leher dan indikasi gantung diri. Namun, polisi belum mengambil kesimpulan final.

“Masih menunggu hasil autopsi lengkap dan toksikologi,” ujar Made, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, penyebab pasti kematian masih dalam pendalaman ilmiah.

Selanjutnya, penyidik mendalami kemungkinan faktor pemicu, termasuk kondisi psikologis korban.

Polisi juga memeriksa petugas yang menangani, menjaga, hingga yang pertama kali menemukan korban, untuk memastikan tidak ada kelalaian prosedur.

Koordinasi dengan Pemerintah Inggris

Di sisi lain, pihak imigrasi telah berkoordinasi dengan perwakilan Pemerintah Inggris dan keluarga korban.

Baca Juga :  BMKG Ramal Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Guyur Jakarta hingga Bogor

Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah, memastikan penanganan dilakukan secara transparan dan profesional.

Sebelumnya, petugas membuka paksa pintu kamar mandi setelah korban tidak merespons. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kritis.

Petugas langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan tenaga medis, namun nyawa korban tidak tertolong.

Oleh karena itu, polisi menegaskan penyelidikan dilakukan terbuka dan akuntabel. Keluarga korban juga turut mendampingi proses autopsi.

Kasus ini masih terus dikembangkan hingga hasil resmi penyebab kematian diumumkan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder
ABG 17 Tahun Disekap di Hotel Ancol, WNA Ditangkap – Ratusan Vape Narkoba Disita
Reshuffle Istana: Dudung Pimpin KSP, Qodari Jabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Polisi Ringkus Kurir Sabu Rp1 Miliar di Tanjung Priok, Bos Masih Buron
Transformasi Lapas, Warga Binaan Disiapkan Jadi Motor Ketahanan Pangan
Gubernur Rudy Mas’ud Klarifikasi Polemik Renovasi, Janji Pakai Uang Pribadi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi

Senin, 27 April 2026 - 16:18 WIB

Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban

Senin, 27 April 2026 - 16:01 WIB

Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Senin, 27 April 2026 - 15:40 WIB

ABG 17 Tahun Disekap di Hotel Ancol, WNA Ditangkap – Ratusan Vape Narkoba Disita

Berita Terbaru