WN Malaysia Tertangkap Bawa 60 Kg Sabu, Upah Rp 80 Juta

Selasa, 19 Agustus 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menyita 60 kilogram sabu dari apartemen di Surabaya yang disewa WN Malaysia Alexander Peter. (Dok-Istimewa)

Polisi menyita 60 kilogram sabu dari apartemen di Surabaya yang disewa WN Malaysia Alexander Peter. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Bareskrim Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 60 kilogram narkotika jenis sabu oleh warga negara Malaysia, Alexander Peter Bangga Anak Steven (23). Pihak yang mempekerjakan Peter menjanjikan upah Rp 80 juta jika dia berhasil mengirim sabu ke Indonesia.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa Peter sudah tiga kali mengirim sabu ke Tanah Air dan diiming-imingi bayaran 20 ribu ringgit atau sekitar Rp 80 juta per pengiriman.

“Selain itu, tersangka sudah menerima uang jalan 500 ringgit sebelum tertangkap,” ujar Eko, Selasa (19/8/2025).

Baca Juga :  Update Banjir Jakarta Masih Rendam 90 RT dan 9 Jalan, Cawang Tergenang 2,5 Meter

Penangkapan di Apartemen Surabaya

Peter tiba di Indonesia pada Minggu (10/8) dan menginap di hotel di Surabaya. Kemudian Pada Rabu (12/8), GR memerintahkan Peter melalui grup aplikasi Signal dan WhatsApp untuk mengambil koper berisi sabu yang disiapkan di sebuah apartemen.

Polisi menangkap Peter pada Kamis (13/8) di kamar apartemen tersebut. Dari dua lokasi, petugas menyita total 60 bungkus sabu:

  • Basement P3 Apartemen Taman Melati Surabaya: 20 bungkus di koper hitam, 10 bungkus di koper abu-abu, iPhone, dan paspor Peter.

  • Unit kamar lantai 11: 30 bungkus sabu di koper besar hitam serta timbangan digital.

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

Peter mengaku menyewa apartemen itu sejak 28 Juni hingga 28 Agustus 2025.

Baca Juga :  Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Direktur Lokataru Delpedro Marhaen

Penyidikan Jaringan Narkotika

Saat ini, Bareskrim terus mendalami jaringan narkotika yang terkait Peter untuk menangkap seluruh pelaku yang terlibat. Brigjen Eko menegaskan, penindakan ini menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkoba lintas negara dan mencegah masuknya narkotika ke Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar
Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI
Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia
Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan
Retorika vs Realita: Membedah Dualisme Pesan Washington dalam Perang Iran
Babak Baru Beijing-Pyongyang: Mengamankan Pengaruh di Tengah Bayang-Bayang Trump dan Rusia
Perang Dingin Baru: Unipolaritas, Bipolaritas, dan Mana yang Lebih Stabil?
Realisme Defensif: Mengejar Kekuatan Secukupnya demi Stabilitas Global

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:25 WIB

Mendag Budi Santoso Pantau Harga Sembako dan Pimpin Aksi Bersih Pasar

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:53 WIB

Kapolri Listyo Sigit: Soliditas TNI-Polri Kunci Menjaga Keamanan NKRI

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:28 WIB

Natalius Pigai Siapkan Program Nasional HAM untuk Jurnalis di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:59 WIB

Polda Metro Tegaskan Kematian Pensiunan JICT Ermanto Usman Murni Perampokan

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:28 WIB

Retorika vs Realita: Membedah Dualisme Pesan Washington dalam Perang Iran

Berita Terbaru