Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi skala latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

Presiden Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi skala latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penahanan beberapa warga yang ia tuduh merusak kolam Reflecting Pool. Trump menyampaikan klaim sabotase itu melalui akun media sosial pribadinya pada hari Sabtu kemarin. Ia bersikeras bahwa sekelompok perusak merusak lapisan kolam ikonik dekat monumen nasional itu. Sebelumnya, pemerintah memulai proyek peremajaan kolam senilai 14 juta dolar untuk menyambut ulang tahun kemerdekaan negara.

Masalah Lumut Hijau dan Cat yang Mengelupas

Trump awalnya ingin mengubah penampilan dasar kolam menggunakan cat biru bendera Amerika Serikat. Ia mengkritik pemerintahan sebelumnya karena membiarkan kolam itu berubah warna menjadi hijau akibat lumut. Namun, air kolam baru dengan cepat kembali berwarna hijau berlumut setelah peluncuran resmi. Pekerja kemudian menyiramkan berbagai bahan kimia untuk membunuh lumut yang tumbuh subur dalam air. Langkah pembersihan justru memicu masalah baru karena membuat lapisan cat dasar mulai mengelupas. Lembaran cat biru yang lepas kini mengapung dan merusak estetika kolam depan kamera televisi.

Baca Juga :  Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Penahanan Mantan Atlet Olimpiade David Hearn

Aparat keamanan menahan mantan atlet kano Olimpiade bernama David Hearn akibat insiden ini. Pria berusia 67 tahun asal Maryland ini sedang bersepeda dan berhenti untuk melihat kondisi kolam. Hearn mengaku penasaran dan menyentuh lapisan cat mengelupas pada dinding kolam. Petugas National Guard dan polisi taman segera meringkus Hearn atas tuduhan merusak fasilitas negara. Aparat menahan Hearn selama lima jam sebelum melepaskannya pada Jumat malam dengan kewajiban sidang bulan depan. Hearn menyebut cat memiliki tekstur kenyal seperti karet dalam wawancara telepon.

Tuduhan Sabotase Kimia dan Kode Misterius

Trump menuduh pihak luar sengaja menuangkan bahan kimia perusak ke dalam kolam bersejarah itu. Ia menyamakan aksi ini dengan insiden pengrusakan rumput National Mall menggunakan zat pemudar warna pekan lalu. Pelaku misterius menggoreskan angka 86 47 pada hamparan rumput hijau depan monumen nasional. Aparat menilai angka memiliki makna ancaman pembunuhan terhadap Trump selaku Presiden ke-47 Amerika Serikat. Hingga kini, badan pengelola taman nasional dan kepolisian setempat masih menolak memberikan komentar resmi.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI
Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Selasa, 22 September 2026 - 06:00 WIB

Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 - 21:58 WIB

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Rabu 23 September 2026 dari BMKG.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:05 WIB

Pengembang Uzbekunknown berhasil menjalankan NVIDIA DLSS 5 di iGPU Intel Arc 140V. Simak detail eksperimen dan performa Neural Rendering. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Berhasil Jalankan NVIDIA DLSS 5 di iGPU Intel Arc

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:00 WIB

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:28 WIB