Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

Kelompok Houthi Lancarkan Serangan Rudal di Yaman

POSNEWS.CO.ID, MARIB — Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan udara mendadak di Yaman. Serangan rudal tersebut menewaskan sedikitnya 30 prajurit pemerintah Yaman.

Selain itu, gempuran Houthi melukai sedikitnya 50 tentara lainnya. Pihak militer mengonfirmasi insiden maut di Provinsi Marib dan Hadramaut. Selanjutnya, eskalasi militer ini mengakhiri gencatan senjata sejak April 2022.

Baca Juga :  Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Klaim Houthi dan Respon Internasional

Juru bicara militer Houthi Yahya Saree menyampaikan pernyataan resmi. Pasukan Houthi mengarahkan rudal balistik serta drone ke markas lawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Houthi mengklaim berhasil memusnahkan pos militer pasukan bentukan Arab Saudi. Namun, Misi Amerika Serikat untuk Yaman mengecam keras tindakan teror Houthi. Akibatnya, ketegangan kawasan semakin memanas dan mengancam stabilitas Yaman.

Baca Juga :  Rusia Larang Warganya Kunjungi Negara dengan Perjanjian Ekstradisi AS

Konflik Berkepanjangan sejak 2014

Sebelum insiden ini, kelompok Houthi merebut Ibu Kota Sanaa pada 2014. Kemudian, koalisi pimpinan Arab Saudi mengintervensi perang saudara pada 2015.

Di sisi lain, Houthi menerapkan blokade laut di Laut Merah sebagai balasan. Oleh karena itu, konflik ini terus memicu krisis kemanusiaan di kawasan. Akhirnya, perselisihan kedua pihak menghambat upaya perdamaian di Timur Tengah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI
Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Selasa, 22 September 2026 - 06:00 WIB

Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 - 21:58 WIB

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:28 WIB

Kamera portabel CAIM1 memakai kipas mini Noctua NF-A4x10 untuk pendinginan video 4K dan pemrosesan kriptografi. Simak detail spesifikasinya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kamera CAIM1 Gunakan Kipas Mini Noctua untuk Mendinginkan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:29 WIB