Drone Ukraina Bakar Kilang Minyak Moskow Kedua Kalinya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Saling balas serangan udara. Ukraina membakar kilang minyak utama Moskow menggunakan drone sementara militer Rusia menggempur ibu kota Kyiv dengan rudal balistik. Dok: SOCIAL MEDIA/via REUTERS

Saling balas serangan udara. Ukraina membakar kilang minyak utama Moskow menggunakan drone sementara militer Rusia menggempur ibu kota Kyiv dengan rudal balistik. Dok: SOCIAL MEDIA/via REUTERS

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Militer Ukraina meluncurkan serangan pesawat tanpa awak secara besar-besaran ke ibu kota Rusia, Moskow. Langkah taktis ini menghantam kilang minyak utama dan memicu alarm bahaya di kota tersebut pada Kamis kemarin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengonfirmasi serangan udara maut ini melalui pesan suara di aplikasi komunikasi WhatsApp. Ia menegaskan bahwa Moskow akan menghadapi kebakaran hebat jika Rusia terus membakar kota-kota Ukraina.

Balasan Atas Perusakan Biara Kuno

Serangan drone ini merupakan aksi balasan atas kerusakan biara kuno Kyiv Pechersk Lavra yang berusia seribu tahun. Walaupun Kremlin menyangkal serangan ke biara tersebut, dunia internasional tetap mengecam keras aksi perusakan itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin melaporkan bahwa beberapa drone berhasil mencapai area kilang minyak Kapotnya. Akibatnya, kobaran api dan asap hitam membubung tinggi di atas kawasan padat penduduk tersebut.

Baca Juga :  Jaringan Narkoba White Rabbit, Bareskrim Ciduk “Koko” dan “Mami Mika” - Sita Rp3,8 Miliar

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menembak jatuh 555 drone di seluruh penjuru negeri. Sobyanin menambahkan bahwa petugas melumpuhkan 180 drone di sekitar wilayah Moskow saja.

Kelumpuhan Logistik dan Impor Bahan Bakar

Kantor berita Rusia akhirnya mengakui adanya hambatan pasokan bahan bakar akibat serangan udara tersebut. Sebab, drone Ukraina juga memicu kebakaran hebat di beberapa stasiun penyimpanan minyak di wilayah perbatasan.

Penyusutan kapasitas produksi ini memaksa Rusia untuk mengimpor bahan bakar minyak melalui jalur laut bulan ini. Sebab, gempuran drone bertubi-tubi telah melumpuhkan operasional penyulingan bensin di dalam negeri Rusia.

Serangan lain juga menghantam depot penyimpanan minyak di Rostov serta dua jembatan logistik militer Rusia. Pihak Kyiv mengklaim keberhasilan sabotase ini sukses melemahkan pergerakan pasukan darat Rusia di garis depan.

Baca Juga :  Trump Sebut Sanae Takaichi Pendukung Setianya

Evakuasi Bandara dan Kebuntuan Jalur Damai

Otoritas bandara Moskow segera menghentikan seluruh jadwal penerbangan internasional demi alasan keselamatan. Bahkan, petugas harus mengevakuasi seluruh pengunjung dari Bandara Sheremetyevo yang merupakan bandara paling sibuk di Rusia.

Asisten Presiden Rusia Yuri Ushakov menyatakan bahwa aksi pemboman ini menjauhkan peluang dialog langsung. Ia menilai hubungan diplomatik antara Vladimir Putin dan Zelenskyy kini berada pada titik buntu yang sangat dingin.

Sementara itu, Rusia membalas dengan meluncurkan rudal balistik ke wilayah ibu kota Ukraina, Kyiv. Kepala Administrasi Militer Kyiv Tymur Tkachenko mengonfirmasi serangan rudal maut tersebut pada Kamis pagi.

Serangan udara Rusia secara terpisah juga merenggut korban jiwa warga sipil di wilayah Sumy dan Dnipro. Pemerintah daerah melaporkan satu warga kehilangan nyawa dan sebelas lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan bom.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas
Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang
Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1
Penembakan Massal di In-N-Out Idaho: Pelaku Tewas
Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir
Dua Helikopter Pemadam Tabrakan di Yunani
Israel Gempur Gaza 2 Hari Berturut-turut, 18 Warga Tewas
Bom Bunuh Diri Guncang Unjuk Rasa Anti-Militan di Pakistan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Penembakan Massal di In-N-Out Idaho: Pelaku Tewas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB

Kepolisian Twin Falls mengonfirmasi insiden penembakan di restoran In-N-Out Burger, Idaho. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh warga mengalami luka-luka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Massal di In-N-Out Idaho: Pelaku Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 11:49 WIB