Keracunan Program MBG, Pemerintah Tegaskan Human Error Bukan Pelanggaran HAM

Rabu, 1 Oktober 2025 - 21:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar. Dok: Istimewa

Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri HAM Natalius Pigai buka suara soal potensi pelanggaran HAM dalam kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diungkap Komnas HAM.

Pigai menegaskan pemerintah menghormati setiap temuan dan pengawasan Komnas HAM.

“Komnas HAM memang tugasnya mengawasi pelaksanaan pembangunan HAM oleh pemerintah. Semua komentar dan temuan mereka tetap kita hargai,” kata Pigai di kantornya, Rabu (1/10/2025).

Meski begitu, Pigai menilai kasus keracunan MBG tidak masuk kategori pelanggaran HAM. Menurutnya, pelanggaran baru bisa disebut jika ada unsur kesengajaan.

Baca Juga :  Banjir Kebon Pala Jakarta Timur, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Bayi dan Warga

“Ini lebih ke human error, bisa karena salah masak, penyimpanan makanan kurang baik, atau keterampilan memasak yang minim. Itu masalah administrasi dan manajemen, bukan pelanggaran HAM,” tegas Pigai.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Anis Hidayah memastikan pihaknya sudah menurunkan tim investigasi. Tim mengumpulkan fakta di lapangan dan akan mengumumkan hasil temuan dalam 1–2 hari ke depan.

Baca Juga :  DPR Minta MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Dinilai Tak Efektif dan Boros Anggaran

“Kasus MBG jadi perhatian kami. Hasil identifikasi akan kami sampaikan lengkap beserta rekomendasi kepada pemerintah,” ujar Anis usai rapat di DPR, Senin (29/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komnas HAM juga berencana berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperbaiki tata kelola agar keracunan massal tidak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru