KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu

Rabu, 29 April 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KKB Serang Warga di Jalan Sudirman Dekai, Polisi Lakukan Pengejaran. (Posnews/Ist)

KKB Serang Warga di Jalan Sudirman Dekai, Polisi Lakukan Pengejaran. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aksi teror dan kekerasan terhadap masyarakat kembali mengguncang wilayah Papua.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo diduga melakukan penembakan terhadap dua warga sipil di Jalan Jenderal Sudirman, Dekai, Yahukimo, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 11.22 WIT.

Peristiwa mencekam ini bermula saat kedua korban melintas menggunakan mobil dari arah perempatan menuju mess karyawan di Kompleks PJPR.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tanpa disadari, mereka dibuntuti pelaku. Tak lama kemudian, pelaku langsung melepaskan tembakan ke arah korban.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan dua korban masing-masing berinisial AA (26) dan NM (36).

Baca Juga :  Aksi Perampokan Brutal di Tangerang, Korban Kehilangan Motor Beat Street

“Keduanya menjadi sasaran penembakan oleh pelaku,” tegasnya.

Korban Luka Tembak, Mobil Rusak

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka tembak di bagian lengan dan paha. Selain itu, kendaraan roda empat yang mereka gunakan juga rusak akibat tembakan.

Selanjutnya, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi keduanya kini masih dalam perawatan.

Usai melancarkan aksinya, pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung melarikan diri. Hingga kini, aparat gabungan masih memburu pelaku.

Baca Juga :  Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Polisi bersama Polres Yahukimo telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan petunjuk penting.

“Tim bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kami pastikan pelaku akan diproses sesuai hukum,” ujar Faizal.

Lebih lanjut, aparat menduga modus penyerangan dilakukan secara cepat dan terarah, menyasar warga sipil yang melintas.

Aksi ini dinilai berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, aparat menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan merespons setiap aksi kekerasan secara tegas. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB