JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran besar vape narkoba yang diduga dikendalikan jaringan internasional.
Dalam operasi yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, polisi menyita 8.698 cartridge etomidate dan menangkap empat orang yang diduga menjadi bagian dari sindikat tersebut.
Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di Jakarta Selatan pada 21 Juli 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Ditresnarkoba kemudian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku.
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra mengatakan polisi menangkap empat tersangka, yakni R (22), AF (29), AG (28), dan AM (36).
“Para tersangka merupakan jaringan internasional. Untuk tersangka yang kami amankan ada empat orang, terdiri dari tiga laki-laki dan satu perempuan,” kata Ade, Selasa (28/7/2026).
Penggerebekan Berantai Bongkar Gudang Vape Narkoba
Operasi pertama mengarah kepada tersangka R yang diduga hendak melakukan transaksi. Saat digeledah, polisi menemukan tiga cartridge etomidate di dalam sebuah paper bag.
Penyidik kemudian mengembangkan kasus tersebut hingga menggerebek sebuah rumah di Jakarta Selatan.
Dari lokasi itu, polisi menangkap AG dan menyita 171 cartridge etomidate beserta barang bukti lainnya.
Pengembangan berikutnya membawa polisi ke sebuah apartemen yang diduga dijadikan gudang penyimpanan.
Di sana, petugas menemukan 4.384 cartridge etomidate yang disembunyikan di dalam koper dan tas.
Operasi berlanjut hingga 23 Juli 2026. Polisi kembali mengamankan ribuan cartridge etomidate dari lokasi lain yang diduga dikuasai tersangka R.
Dari seluruh rangkaian penggerebekan tersebut, polisi menyita total 8.698 cartridge vape mengandung etomidate.
Polisi Buru Dalang Jaringan
Keempat tersangka kini menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Penyidik masih menelusuri jalur masuk etomidate ke Indonesia, pola distribusi, serta memburu aktor lain yang diduga mengendalikan jaringan internasional tersebut.
Pengungkapan ini menjadi salah satu penyitaan vape narkoba etomidate terbesar yang dilakukan Polda Metro Jaya sepanjang 2026.
Polisi menegaskan pengembangan kasus masih terus berlangsung untuk membongkar seluruh mata rantai peredaran narkotika tersebut. **
Editor : Hadwan













