Komnas HAM Soroti Pembatasan Informasi Saat Demo DPR, Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komnas HAM menilai polisi dan pemerintah membatasi informasi serta media sosial saat demo DPR RI. (Dok-Istimewa)

Komnas HAM menilai polisi dan pemerintah membatasi informasi serta media sosial saat demo DPR RI. (Dok-Istimewa)

JAKARTA – Komnas HAM menegaskan adanya pembatasan informasi dan penggunaan media sosial yang dilakukan aparat kepolisian serta pemerintah saat aksi demonstrasi di DPR RI.

Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM, Putu Elvina, mengungkap polisi dan pemerintah terlibat dalam pembatasan akses informasi, termasuk pemantauan akun media sosial yang menyiarkan langsung jalannya unjuk rasa. Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

Ia menambahkan, salah satu bentuk pembatasan dilakukan Polda Metro Jaya yang berniat memantau akun-akun siaran langsung. Selain itu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta juga mengimbau agar media tidak menayangkan konten kekerasan secara berlebihan.

Baca Juga :  Mobil Avanza Tertabrak Kereta Bandara di Kalideres, Dua Orang Luka Parah

“Komnas HAM memandang masyarakat berhak menerima informasi terkait situasi yang terjadi. Imbauan semacam itu justru membatasi hak atas informasi,” tegas Putu dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jumat (29/8/2025).

Komnas HAM menilai, pembatasan informasi maupun penyampaian pendapat di muka umum seharusnya memiliki dasar hukum yang jelas dan tujuan yang sah. Selain itu, lembaga tersebut juga menemukan fakta bahwa ratusan pengunjuk rasa ditangkap polisi sejak 25 hingga 28 Agustus 2025.

Putu merinci, polisi menangkap 351 orang dalam aksi 25 Agustus 2025. Sementara itu, pada 28 Agustus 2025 jumlahnya meningkat hingga 600 orang.

Ojol tewas dalam demo 28 Agustus

Baca Juga :  Alarm Keamanan Jepang: Warga Asing Borong 3.500 Properti Dekat Fasilitas Militer, China Mendominasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi juga terjadi saat demonstrasi 28 Agustus 2025. Seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob. Rekaman amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil rantis bertuliskan Brimob melaju kencang saat massa berlarian, lalu melindas korban yang berusaha menyelamatkan diri.

Insiden itu membuat massa yang semula bubar kembali mengerubungi mobil rantis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf dan menyesali tragedi tersebut.

“Saya menyesali peristiwa ini dan memohon maaf sedalam-dalamnya,” ucap Kapolri. Ia pun memerintahkan Divisi Propam Polri menindaklanjuti kasus ini secara serius. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal
Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk
Dermaga Kali Adem Ramai, Polisi Fokus Pengamanan dan Keselamatan Penumpang
64 Warga Sipil Tewas Akibat Serangan Drone di Rumah Sakit Darfur
Baku Tembak TNI AL vs KKB di Maybrat, 2 Prajurit Gugur – Senjata Dirampas

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Maret 2026 - 10:08 WIB

Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?

Senin, 23 Maret 2026 - 09:21 WIB

Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

Senin, 23 Maret 2026 - 08:15 WIB

ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Senin, 23 Maret 2026 - 07:30 WIB

Cucu Mpok Nori Tewas di Cipayung, Mantan Suami Siri Emosi Usai Ditolak Rujuk

Berita Terbaru

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB

Politik hijau di meja perundingan. Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan instrumen ekonomi dan diplomatik yang mendefinisikan ulang kekuatan negara di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?

Senin, 23 Mar 2026 - 10:08 WIB

Ilustrasi, Tren yang mengkhawatirkan di Afrika. Saat dunia mencatat penurunan angka kematian akibat terorisme ke level terendah dalam satu dekade, Nigeria justru mengalami lonjakan fatalitas hingga 46 persen akibat serangan kelompok militan yang kian canggih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam

Senin, 23 Mar 2026 - 09:21 WIB

Runtuhnya kepastian hukum imigrasi. Seorang ibu asal Kanada dan putrinya yang menderita autisme kini mendekam di tahanan ICE selama sepekan. Otoritas memaksa mereka melakukan

INTERNASIONAL

ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Senin, 23 Mar 2026 - 08:15 WIB