Kondisi Andrie Yunus Luka Bakar 24 Persen Disiram Air Keras, Operasi di RSCM Berjalan Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menjadi korban penyiraman air keras di Jakarta. (Posnews/MK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Serangan brutal terhadap aktivis HAM kembali menyita perhatian publik.

Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), mengalami luka bakar serius hingga 24 persen setelah disiram cairan kimia berbahaya oleh orang tak dikenal.

Saat ini korban telah menjalani operasi medis dan tengah menjalani perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, mengungkapkan kondisi terkini korban saat memberikan keterangan di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menyebutkan serangan tersebut menyebabkan luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh Andrie.

Diserang Saat Pulang Kerja

Insiden mengerikan itu terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Saat itu, Andrie baru saja meninggalkan kantor LBH Jakarta dan sedang mengendarai sepeda motor menuju rumah.

Namun secara tiba-tiba, dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor mendekati korban dan langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh dan wajahnya.

Baca Juga :  Remaja Putri Tak Sadarkan Diri Usai Cekcok di Kapuk Raya Penjaringan, Warga Heboh

Setelah melancarkan serangan, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.

Dalam kondisi kesakitan, Andrie segera menghentikan motornya dan meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Tim medis bahkan mengerahkan 22 dokter dari berbagai bidang spesialis untuk menilai dampak cairan kimia terhadap tubuh korban.

“Sekitar 22 dokter dari enam spesialisasi—dokter mata, saraf, THT, kulit, penyakit dalam atau pernapasan, serta dokter forensik—ikut memeriksa efek korosi dari zat asam tersebut,” ujar Dimas.

Luka Bakar 24 Persen, Mata Jadi Kekhawatiran

Berdasarkan diagnosis awal tim medis, sekitar 24 persen tubuh Andrie mengalami luka bakar serius akibat paparan cairan kimia tersebut.

Luka terutama ditemukan pada bagian kanan tubuh, mulai dari kepala hingga badan.

Bagian yang paling mengkhawatirkan adalah area mata, karena cairan asam berpotensi menimbulkan kerusakan serius pada organ penglihatan.

Baca Juga :  Rampok Sadis di Depan Mall Pesona Square, Pengendara Mazda 2 Dipukuli dan Mobil Dirusak

“Sekitar 24 persen bagian tubuh sebelah kanan mengalami luka bakar cukup serius, mulai dari kepala hingga badan. Yang paling memprihatinkan tentu kondisi matanya,” jelas Dimas.

Operasi Berjalan Lancar

Meski kondisi korban sempat mengkhawatirkan, tim dokter berhasil melakukan tindakan operasi untuk menangani luka bakar tersebut.

Operasi dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dan berlangsung hingga sekitar pukul 04.30 WIB.

Dimas memastikan prosedur medis berjalan lancar dan kondisi korban kini berangsur stabil.

“Operasi berjalan lancar dan kondisi Andrie saat ini dalam keadaan aman, meskipun masih dalam tahap pemulihan akibat luka bakar dari reaksi kimia tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, Andrie masih menjalani perawatan intensif dan proses pemulihan di rumah sakit. Pihak KontraS memastikan keselamatan korban sudah terjamin dan terus dipantau oleh tim medis.

Sementara itu, publik dan pegiat HAM berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku penyiraman air keras yang menyerang aktivis tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang
KPK Geledah Rumah Polisi Yayat Sudrajat, Usut Fee Rp16 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Jumat, 11 September 2026 - 09:21 WIB

KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB