KPK Selidiki Dugaan Korupsi Layanan Haji: Harga Mahal, Fasilitas Jauh dari Masjidil Haram

Jumat, 21 November 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Orang yang sudah bermental korupsi akan melakukan kecurangan di mana pun ia bekerja. Bahkan ibadah umat Muslim pun bisa ia jadikan sasaran ketika ada kesempatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini-lah yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar dugaan korupsi dalam layanan ibadah haji di lingkungan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Penyidikan ini memanas karena Indonesia diduga membayar harga layanan haji jauh lebih tinggi dibandingkan negara lain, padahal kualitas yang diterima jemaah justru kalah.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membeberkan langsung perbedaan biaya yang bikin alis terangkat.

Baca Juga :  Kasus Sertifikat K3, Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar

“Jemaah haji dari Indonesia ada, Singapura ada, Malaysia ada, Jepang ada. Semua satu hamparan. Tapi harganya beda. Silakan dicek,” ujar Asep dikutip, Jumat (21/11/2025).

Dia menegaskan, biaya layanan haji Indonesia tembus puluhan hingga ratusan juta, jauh di atas negara tetangga.

“Di Indonesia berapa puluh juta, eh berapa ratus juta. Di Singapura berapa puluh juta, di Malaysia berapa puluh juta. Silakan bandingkan,” lanjutnya.

Proses Bidding Diduga Bermasalah

Menurut Asep, seluruh negara memang melakukan bidding untuk layanan terbaik—mulai dari penginapan, katering, hingga transportasi. Harga yang lebih mahal biasanya membuat jemaah makin dekat dengan Masjidil Haram.

Baca Juga :  KPK Bongkar Modus Eks Sekjen Kemnaker Tampung Uang Suap Lewat Rekening Keluarga

Namun, fakta di lapangan justru berkebalikan.

“Makin dekat ke Masjidil Haram makin mahal. Pertanyaannya, dengan biaya yang lebih mahal, kenapa tempat tinggalnya lebih jauh?” tegas Asep. “Itu yang sedang kita dalami.

Dugaan kuat mengarah pada ketidakwajaran proses pengadaan layanan. KPK menilai ada potensi permainan harga hingga dugaan korupsi dalam pengelolaan dana haji.

Penyidikan kini masuk tahap pendalaman dokumen dan penelusuran aliran biaya. Keputusan selanjutnya bergantung temuan tim investigasi KPK.

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemulangan Harta Karun: Politik Restitusi Benda Sejarah dari Museum Eropa
Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan
Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar
Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte
Mandat B50 Resmi Berlaku: Indonesia Kejar Kemandirian Energi
Ancaman El Nino Godzilla: Krisis Pangan dan Pupuk
OTT KPK Langkat: Eks Timses Bupati Diduga Kuasai 85 Proyek Rp10,2 Miliar
520 Personel Diterjunkan, Operasi Berantas Jaya 2026 Bidik Pelaku Curanmor

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

Pemulangan Harta Karun: Politik Restitusi Benda Sejarah dari Museum Eropa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:36 WIB

Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:51 WIB

Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:18 WIB

Ancaman El Nino Godzilla: Krisis Pangan dan Pupuk

Berita Terbaru

Kesetiaan di tengah tekanan. Presiden Paraguay Santiago Pena memulai kunjungan kenegaraan ke Taiwan guna memperkuat aliansi diplomatik dan ekonomi, meskipun China terus meningkatkan upaya untuk menarik Asuncion ke orbitnya. Dok: REUTERS/Cesar Olmedo.

INTERNASIONAL

Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan

Sabtu, 4 Jul 2026 - 10:36 WIB

Angin segar bagi industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO bertahan tinggi akibat pengetatan pasokan Indonesia dan ancaman El Nino. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Proyeksi Pasar CPO Juli 2026: MPOC Prediksi Penguatan Harga

Sabtu, 4 Jul 2026 - 10:30 WIB