Kurir Dibacok Pakai Mandau di Bekasi Utara, Pelaku Minta Transfer Gagal

Sabtu, 27 September 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kurir ekspedisi di Bekasi terluka usai dibacok mandau saat mengantar paket. Dok: Istimewa

Kurir ekspedisi di Bekasi terluka usai dibacok mandau saat mengantar paket. Dok: Istimewa

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Seorang kurir jasa ekspedisi berinisial ID (22) dianiaya menggunakan mandau saat mengantar paket di Perumahan Harapan Jaya, Jalan Gunung Lauser, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kejadian bermula ketika ID tiba di rumah pelaku, KC, untuk mengantarkan paket. KC meminta pembayaran Rp30.000 melalui transfer, namun ID memilih membayar via QRIS. Perselisihan pun meletus.

“Awalnya saya setuju pakai QRIS karena butuh uang untuk setoran. Tapi pelaku tidak terima,” ujar ID, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga :  Perang Dagang Batal Meletus: China dan Uni Eropa Sepakati Soft Landing

Tak lama, KC masuk ke rumah dan mengeluarkan mandau. Kedua pihak terlibat cekcok hingga ID terluka di tangan kanan, perut, dan rahang akibat sabetan serta pukulan pelaku. Anak KC akhirnya membayar paket via QRIS, meski pelaku tidak ikut membayar.

ID kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Metro Bekasi Kota. Laporan terdaftar dengan nomor LP/B/2.401/IX/2025/SPKT.

“Jumat saya langsung melapor ke polres, visum sudah dilakukan, TKP sudah olah. Semoga pelaku dihukum seadil-adilnya,” kata ID.

Baca Juga :  Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis, Kapolri Libatkan Komnas HAM dan Kompolnas

Menurut ID, ini bukan pertama kali KC bertindak kasar terhadap kurir. Sebelumnya, teman ID juga sempat ditodong senjata serupa, tetapi berhasil diselamatkan oleh Ketua RT setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polres Metro Bekasi Kota kini menindaklanjuti laporan dengan penyelidikan lebih lanjut dan kemungkinan operasi tangkap tangan terhadap pelaku. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?
Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?
Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah
Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama
Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh
TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:14 WIB

Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:09 WIB

Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:06 WIB

Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:17 WIB

Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:03 WIB

Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama

Berita Terbaru