Kasus Ojol Tewas Dilindas Rantis, Kapolri Libatkan Komnas HAM dan Kompolnas

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri bergerak cepat menangani kasus tewasnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob. Sebanyak tujuh personel diduga terlibat dan kini resmi diproses hukum.

Kapolri menuturkan, proses hukum tidak hanya berlangsung secara internal melalui sidang etik, tetapi juga membuka kemungkinan penyidikan pidana. Untuk menjaga transparansi, Polri menggandeng Kompolnas dan Komnas HAM dalam setiap tahap pemeriksaan.

“Propam sudah diperintahkan menyiapkan sidang etik dalam waktu satu minggu. Jika terbukti ada kesalahan pidana, maka proses hukum tetap dijalankan sesuai aturan,” kata Jenderal Sigit usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Cerah, Suhu Tembus 34 Derajat

Selain itu, Kapolri mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa hari terakhir semakin jauh dari aturan. Ia menekankan kembali bahwa penyampaian pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, namun harus memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

“Penyampaian pendapat adalah hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Tetapi, harus tetap memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan, dan menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.

Menurut Kapolri, unjuk rasa belakangan ini justru cenderung mengarah pada tindakan anarkis. Ia menyebut adanya pembakaran gedung, perusakan fasilitas umum, hingga penyerangan markas yang mengancam keamanan masyarakat.

Baca Juga :  Transjakarta Gandeng KNKT Usai Tiga Kecelakaan Maut September 2025

Di sisi lain, publik masih berduka atas wafatnya Affan Kurniawan. Almarhum meninggal dunia di RSCM setelah terlindas rantis Brimob saat demonstrasi pada Kamis (28/8). Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, dengan diiringi doa tahlil dari rekan-rekan ojol dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri turut hadir dalam prosesi pemakaman Affan. Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit sebelumnya sudah menemui keluarga korban di RSCM. Dalam kesempatan itu, Kapolri menyampaikan permohonan maaf sekaligus berkomitmen mengusut kasus ini secara tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang
Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga
Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring
KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen
Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok
Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan
Diplomasi Iklim di Ujung Tanduk: Mengapa Komitmen Net-Zero Terhambat Kepentingan Nasional?
Teror di Amsterdam: Ledakan di Sekolah Yahudi Picu Kekhawatiran Global atas Anti-Semitisme

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 03:14 WIB

Cuaca Jabodetabek & Kota Besar Hari Ini: Hujan Ringan – Lebat, Waspada Angin Kencang

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:07 WIB

Maling Spesialis Alfamart Ngamuk di Tanjung Priok, Todong Sajam Saat Kepergok Warga

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:43 WIB

Polda Jabar Razia Truk Sumbu Tiga di Sumedang, 85 Kendaraan Melanggar Terjaring

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:20 WIB

KAI Tambah 19 Kereta Api Jarak Jauh Mudik Lebaran 2026 dari Gambir dan Pasar Senen

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:04 WIB

Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

Berita Terbaru