Lebih dari 110.000 Warga Kanada Tanda Tangani Petisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih dari 110.000 warga Kanada menandatangani petisi menuntut pencopotan Duta Besar AS Pete Hoekstra. Dok: Istimewa.

Lebih dari 110.000 warga Kanada menandatangani petisi menuntut pencopotan Duta Besar AS Pete Hoekstra. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, OTTAWA — Lebih dari 110.000 warga Kanada menandatangani petisi menuntut pencopotan Duta Besar AS Pete Hoekstra hingga Kamis. Petisi ini menjadi tanda terbaru semakin dalamnya keretakan hubungan antara kedua negara tetangga tersebut.

Sosok Hoekstra dan Masa Jabatan yang Bergejolak

Hoekstra, pembela setia Presiden Donald Trump dan mantan anggota Kongres Republik dari Michigan, menjalani masa jabatan yang penuh gejolak sejak tiba di Ottawa pada April 2025. Editorial Globe and Mail pada Mei menggambarkan Hoekstra sebagai sosok yang bersemangat menyalurkan sikap agresif atasannya.

Editorial tersebut menyebut Hoekstra tidak memahami mengapa warga Kanada begitu marah. Editorial itu menambahkan bahwa duta besar AS ini tampaknya menganggap warga Kanada sebagai kumpulan orang tidak puas tanpa alasan jelas atas reaksi mereka terhadap ancaman dan retorika keras Trump.

Isi dan Mekanisme Petisi

Petisi ini akan tetap terbuka untuk tanda tangan hingga 18 November. Dokumen ini menuduh Hoekstra menormalisasi ancaman pemerintahan Trump untuk mencaplok Kanada sebagai negara bagian ke-51.

Inisiatif warga ini menuntut Hoekstra dinyatakan sebagai persona non grata dan diusir dari Kanada. Situs web parlemen Kanada mengonfirmasi lebih dari 116.000 tanda tangan telah terkumpul hingga Kamis pagi.

Setelah masa penandatanganan berakhir, anggota parlemen tunggal Partai Hijau, Elizabeth May, akan mengajukan dokumen ini ke House of Commons.

Rekam Jejak Kontroversi di Kanada

Selama bertugas di Kanada, Hoekstra dilaporkan pernah melontarkan kemarahan penuh umpatan terhadap pejabat Ontario terkait iklan anti-tarif. Iklan tersebut mengutip mantan Presiden AS Ronald Reagan soal manfaat perdagangan bebas.

Iklan yang pemerintah provinsi Ontario produksi ini membuat Trump murka, hingga ia menangguhkan seluruh negosiasi dagang. Pada Juni, Hoekstra menyebut gagasan AS mencaplok Kanada sebagai “diskusi menarik” yang layak Trump bahas dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

Baca Juga :  Rapor Merah Striker, AC Milan Bidik Target Lama Niclas Fullkrug di Bursa Januari

Hoekstra juga membela kebijakan tarif Trump dan mengkritik warga Kanada yang menyebut langkah proteksionis Trump sebagai bagian dari perang dagang.

Negosiasi Dagang yang Tengah Berlangsung

Negosiator dagang Kanada berada di Washington pekan ini untuk mencapai kesepakatan pelonggaran tarif secara luas. Kanada menawarkan pencabutan sejumlah langkah balasan sebagai imbalannya.

Kontroversi Sebelumnya di Belanda

Hoekstra yang lahir di Belanda juga pernah menghadapi kontroversi saat menjabat Duta Besar AS untuk Belanda pada masa pemerintahan pertama Trump. Ia terpaksa meminta maaf atas komentarnya pada 2015 yang secara keliru mengklaim kekerasan Islamis telah menciptakan “zona larangan masuk” di Belanda dan bahwa umat Muslim telah “membakar” para politisi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun
USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah
Iran Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz, Bantah Klaim Trump
Korea Utara Ancam Gunakan Hak Bela Diri, Kecam Latihan Militer
Nigel Farage Menang Kembali Kursi Parlemen
2,4 Juta Anak Perempuan Afghanistan Kehilangan Pendidikan
Count Binface, Kandidat Tong Sampah yang Curi Perhatian
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tutup Selama AS Tak Penuhi Syarat

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:00 WIB

USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Lebih dari 110.000 Warga Kanada Tanda Tangani Petisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Iran Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz, Bantah Klaim Trump

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Korea Utara Ancam Gunakan Hak Bela Diri, Kecam Latihan Militer

Berita Terbaru

Pemerintahan Trump merilis laporan yang mengungkap sejumlah negara mengalihkan ekspor mereka lewat negara ketiga untuk menghindari tarif AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gedung Putih Ungkap Kerugian Pajak Rp310-425 Triliun

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:30 WIB

Kapal induk USS George Washington mulai bergerak menuju Timur Tengah menggantikan USS Abraham Lincoln. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

USS George Washington Menuju Timur Tengah di Tengah

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:00 WIB

Lebih dari 110.000 warga Kanada menandatangani petisi menuntut pencopotan Duta Besar AS Pete Hoekstra. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Lebih dari 110.000 Warga Kanada Tanda Tangani Petisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:30 WIB

Kepala unit paramiliter Basij Iran menegaskan Selat Hormuz berada di bawah kendali penuh Iran, sehari setelah Presiden AS Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Klaim Kendali Penuh atas Selat Hormuz, Bantah Klaim Trump

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:00 WIB

Korea Utara mengancam akan menggunakan hak bela diri sambil mengecam latihan militer gabungan AS-Korea Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Ancam Gunakan Hak Bela Diri, Kecam Latihan Militer

Jumat, 14 Agu 2026 - 15:35 WIB