Longsor Majenang: 2 Tewas, 21 Hilang, Evakuasi Dikebut Tim SAR

Jumat, 14 November 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR menggali material longsor di Majenang saat mencari 21 warga yang masih hilang. (BPBD)

Tim SAR menggali material longsor di Majenang saat mencari 21 warga yang masih hilang. (BPBD)

CILACAP, POSNEWS.CO.ID – Cuaca ekstrem yang terjadi saat ini masih menghantui masyarakat di tanah air. Kali ini bencana longsor menghantam Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Kamis malam, dan langsung menelan korban.

Dua warga tewas, sementara 21 orang masih hilang setelah material tanah menerjang permukiman saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut berjam-jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanah yang jenuh akibat curah hujan tinggi mendadak ambruk dan menyeret rumah-rumah warga di Dusun Cibeunying, Cibaduyut, dan Tarakan. Warga tak sempat menyelamatkan diri ketika longsor menggulung dengan suara menggelegar.

Baca Juga :  Badai Salju Tewaskan 50 Orang, Florida Minus 4 Derajat

Tim Gabungan Kerja Ekstra

BPBD Cilacap bersama tim SAR gabungan langsung turun ke lokasi dan berjibaku mengorek material longsor. Hingga Jumat (14/11) pukul 03.00 WIB, tercatat:

  • 23 orang selamat
  • 3 warga luka ringan
  • 2 korban meninggal dunia
  • 21 orang masih dicari

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan operasi pencarian terus dikebut. “Kontur tanah masih labil, tapi tim tetap bergerak. Mesin berat sudah kami kerahkan sejak pagi,” ujarnya.

Baca Juga :  BMKG–BNPB Gaspol Modifikasi Cuaca, Tahan Serbuan Hujan Ekstrem di Jabodetabek-Jawa

Rumah Hancur, Ancaman Susulan Mengintai

Sementara itu, tim reaksi cepat mencatat 12 rumah rusak parah dan 16 rumah terancam akibat pergeseran tanah yang terus terjadi. Kondisi medan yang rapuh menjadi tantangan utama dalam pencarian di masa golden time.

BNPB mengingatkan warga dan tim di lapangan agar tetap waspada. Potensi longsor susulan masih tinggi.

Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Kecamatan Majenang pada 14–16 November, sehingga memicu risiko longsor lanjutan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Pelajar SMP Tikam Guru PPPK Hingga Tewas di OKU Selatan, Polisi Buru Pelaku
Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Klakson di Tengah Tawuran Bogor
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pelajar SMP Tikam Guru PPPK Hingga Tewas di OKU Selatan, Polisi Buru Pelaku

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Berita Terbaru