Mesir Resmi Gabung Dewan Perdamaian Trump

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Langkah strategis Kairo di Davos. Presiden Sisi menerima undangan Trump untuk bergabung dalam inisiatif diplomatik baru, namun tetap bersikeras pada mandat Dewan Keamanan PBB. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Langkah strategis Kairo di Davos. Presiden Sisi menerima undangan Trump untuk bergabung dalam inisiatif diplomatik baru, namun tetap bersikeras pada mandat Dewan Keamanan PBB. Dok: Istimewa.

KAIRO, POSNEWS.CO.ID – Peta diplomasi Timur Tengah kembali bergerak dinamis. Mesir secara resmi mengumumkan pada hari Rabu (21/1) bahwa mereka menerima undangan Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan “Dewan Perdamaian” (Board of Peace).

Kementerian Luar Negeri Mesir merilis pernyataan tegas. Presiden Abdel Fattah el-Sisi setuju untuk berpartisipasi dan akan memproses langkah ini sesuai dengan persyaratan hukum domestik.

“Mesir mengumumkan penerimaan undangan tersebut dan komitmennya untuk memenuhi prosedur hukum dan konstitusional yang relevan,” bunyi pernyataan kementerian.

Langkah ini memperkuat posisi inisiatif diplomatik Trump yang ia promosikan sebagai mekanisme utama untuk menyelesaikan konflik di Gaza dan wilayah sekitarnya. Kairo secara spesifik menyatakan dukungannya terhadap misi dewan untuk “fase kedua dari rencana komprehensif mengakhiri konflik di Gaza.”

Diplomasi Penyeimbang: Trump dan PBB

Meskipun merapat ke kubu Trump, Mesir tetap memainkan kartu hati-hati. Kairo menegaskan bahwa partisipasinya akan terlaksana “sesuai dengan mandat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).”

Baca Juga :  Reddit Lawan Balik: Gugat Larangan Medsos Australia di Pengadilan Tinggi

Pernyataan ini merupakan sinyal penting. Mesir bersedia menyelaraskan diri dengan visi diplomatik Trump, namun tetap bersikeras pada legitimasi multilateral. Ini adalah upaya strategis untuk menambatkan keterlibatan mereka dalam kerangka hukum internasional yang sudah ada.

Pengumuman ini muncul tepat saat Presiden el-Sisi menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Ia menjadwalkan pertemuan langsung dengan Trump, di mana usulan dewan tersebut menjadi topik diskusi utama di antara para pemimpin global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sisi: Stabilisator Regional

Di panggung Davos, Sisi berusaha memosisikan Mesir sebagai stabilisator regional di tengah dinamika Timur Tengah yang bergejolak.

Ia menyoroti isu Lebanon dengan menyambut langkah-langkah pemerintah Beirut untuk memulihkan stabilitas. Sisi secara tersirat mendukung upaya membatasi pengaruh aktor non-negara yang bersenjata. “Lebanon harus menemukan cara untuk mencapai stabilitas total,” tegasnya.

Baca Juga :  Serangan Tahun Pertama Trump Lampaui Empat Tahun Biden

Terkait Suriah, Presiden Mesir menyerukan pendekatan inklusif. Ia mendesak pelibatan seluruh kelompok Suriah dalam proses politik untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di negara tersebut.

Palestina Tetap Prioritas Utama

Meski memuji upaya diplomatik Trump dalam mengamankan gencatan senjata Israel-Hamas Oktober lalu, Sisi menegaskan kembali posisi lama Kairo.

“Masalah Palestina masih berada di garis depan prioritas,” ujarnya.

Bagi Mesir, penyelesaian konflik Palestina adalah inti dari stabilitas regional dan batu penjuru untuk mencapai perdamaian yang adil dan menyeluruh. Keputusan bergabung dengan dewan ini tampaknya menjadi cara pragmatis Mesir untuk memastikan kepentingannya—dan kepentingan Palestina—tetap terwakili di meja perundingan yang didominasi AS.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB