Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pagi di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, mendadak berubah mencekam. Kepulan asap dan kobaran api membakar sebuah rumah tiga lantai pada Selasa (6/10/2026).

Di tengah kepanikan warga, dua pemuda justru terjebak di lantai dua.

Mereka adalah Muhammad Fadel (17) dan Rezi (21). Keduanya ditemukan sudah tidak bernyawa setelah api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa mengenaskan itu menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar. Upaya penyelamatan tidak mampu mengeluarkan kedua korban dari kamar tempat mereka terjebak.

Api Muncul Saat Pagi Baru Dimulai

Kebakaran terjadi di sebuah rumah tinggal yang juga digunakan sebagai tempat usaha daring penjualan alat kesehatan.

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan dari warga sekitar pukul 05.06 WIB. Hanya dua menit kemudian, petugas dari Kantor Sektor Matraman tiba di lokasi dan langsung menghadapi kobaran api.

Baca Juga :  Update Cuaca Jumat 20 Maret 2026, Jabodetabek hingga Indonesia Timur Diguyur Hujan

Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 05.14 WIB.

Petugas kemudian berupaya melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi. Sekitar pukul 05.50 WIB, kobaran api berhasil dilokalisasi.

Namun, di balik proses pemadaman tersebut, dua nyawa sudah terancam di lantai dua.

Pintu dan Pagar Terkunci, Dua Pemuda Tak Bisa Keluar

Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Suhudi mengatakan Fadel dan Rezi berada di kamar lantai dua ketika kebakaran terjadi.

Keduanya disebut tidak dapat menyelamatkan diri karena pagar dan pintu dalam kondisi terkunci.

“Dua korban terjebak di lantai dua, di kamar, karena semua pagar dan pintu dikunci pemiliknya,” ujar Suhudi di lokasi, Selasa (6/10/2026).

Situasi itu membuat proses penyelamatan menjadi semakin sulit.

Api terus membakar bagian bangunan ketika petugas berupaya mengendalikan kobaran. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.

10 Mobil Damkar dan 50 Personel Dikerahkan

Besarnya kobaran api membuat petugas menambah kekuatan. Sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 50 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Viral Pemotor Rusak Portal JLNT Casablanca, Polda Metro Jaya Selidiki Unsur Pidana

Petugas berhasil memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 06.02 WIB.

Proses penanganan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman. Operasi pemadaman akhirnya selesai pada pukul 07.03 WIB.

Namun, keberhasilan petugas menjinakkan api harus dibayar mahal. Dua pemuda kehilangan nyawa dalam kejadian tersebut.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan dari mana api pertama kali muncul serta menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Karena itu, belum ada kesimpulan mengenai penyebab kebakaran.

Tragedi di Matraman ini kembali menjadi pengingat pentingnya memastikan akses keluar-masuk bangunan tetap aman, terutama ketika penghuni berada di lantai atas.

Pintu dan pagar yang terkunci mungkin terlihat sepele dalam kondisi normal. Namun, ketika api tiba-tiba membesar, akses keluar dapat berubah menjadi persoalan hidup dan mati.

Kini, api memang telah padam. Tetapi bagi keluarga Muhammad Fadel dan Rezi, Selasa pagi itu meninggalkan kehilangan yang tidak mudah dipulihkan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Senin 5 Oktober 2026, Jangan Lupa Bawa Payung! Ini Prediksi Cuaca Jabodetabek
Kapolres Jakut Turun Langsung ke Dua Gereja, Pesan Ini Disampaikan kepada Jemaat
HUT ke-34 Sea World Ancol Inovasi Baru, Pengunjung Bisa Dengarkan Panduan Biota

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:36 WIB

29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Berita Terbaru

Pembeli CPU Ryzen 7 5800X3D bekas terkena pemblokiran Valorant akibat sistem Vanguard mencatat sanksi hardware dari pemilik lama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pembeli CPU Bekas Menghadapi Pemblokiran Valorant

Selasa, 6 Okt 2026 - 10:19 WIB

Square Enix mengerahkan tim khusus untuk mengoptimalkan performa Final Fantasy VII Revelation di Nintendo Switch 2 dan Xbox Series S. Dok: Istimewa.

Blog

Square Enix Menyiapkan Tim Khusus Demi FFVII Revelation

Selasa, 6 Okt 2026 - 09:08 WIB

Steam milik Valve memproyeksikan rekor pendapatan menembus 20 miliar Dolar AS pada 2026 usai mengumpulkan 16,5 miliar Dolar. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Memproyeksikan Rekor Keuntungan Menembus 20 Miliar

Selasa, 6 Okt 2026 - 08:06 WIB