SERDANG BEDAGAI, POSNEWS.CO.ID – Dini hari yang seharusnya lengang berubah menjadi petaka di ruas Tol Medan–Tebing Tinggi.
Sebuah truk boks menghantam bagian belakang truk tronton di KM 54.700 Jalur A, Desa Melati, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.
Benturan keras itu merenggut nyawa tiga orang yang berada di dalam truk boks. Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.03 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut dia, seluruh korban tewas merupakan pengemudi dan penumpang truk boks.
“Ya benar, tiga korban tewas merupakan pengemudi dan penumpang truk boks,” kata Bringin Jaya.
Truk Boks Melaju Medan-Tebing Tinggi
Kecelakaan bermula ketika Hino Dutro Box BK 8257 GY yang dikemudikan Surah Wijaya (26) melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.
Saat memasuki KM 54.700 Jalur A lajur lambat, truk boks tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi.
Kendaraan kemudian kehilangan kendali dan menghantam bagian belakang Mitsubishi truk tronton BK 8670 GV yang berada di depannya.
Polisi menduga pengemudi truk boks kurang berhati-hati sehingga tidak mampu mengantisipasi kendaraan di depannya.
“Pengemudi mobil boks diduga lalai dan kurang berhati-hati saat berkendara sehingga menabrak kendaraan lain di depannya,” ujar Bringin Jaya.
Tiga Nyawa Melayang
Benturan keras membuat tiga orang di dalam truk boks menjadi korban.
Surah Wijaya meninggal dunia di lokasi kejadian. Pengemudi berusia 26 tahun itu mengalami luka berat pada kedua kakinya.
Sementara itu, Agustamin Abidin Harahap (35) yang merupakan penumpang truk boks sempat mendapat perawatan di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.
Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia dilaporkan mengalami luka robek pada betis kiri dan luka pada kaki kanan.
Korban ketiga, Wirda Nursiam (33), juga mengalami luka serius. Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah mengalami patah pada kedua kakinya.
Di sisi lain, kecelakaan tersebut tidak melukai dua orang yang berada di truk tronton. Pengemudinya, Junaidi (49), bersama penumpangnya, Muhammad Syawal (20), dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Polisi Periksa CCTV dan Saksi
Setelah kecelakaan, petugas Satlantas Polres Sergai langsung melakukan penanganan di lokasi. Polisi mengevakuasi para korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas juga memeriksa rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengungkap rangkaian kecelakaan secara lebih lengkap.
Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Pos Lantas Sei Sijenggi untuk kepentingan penyelidikan.
Langkah tersebut penting karena polisi masih harus memastikan secara menyeluruh faktor yang memicu tabrakan.
Dugaan kelalaian atau kecepatan kendaraan tidak serta-merta menjadi kesimpulan akhir sebelum proses penyelidikan selesai.
Pengemudi Tol Diminta Jangan Abaikan Keselamatan
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan tol. Kecepatan tinggi dan jarak aman yang tidak terjaga dapat berubah menjadi ancaman fatal dalam hitungan detik.
Karena itu, pengemudi wajib menjaga jarak dengan kendaraan di depan, memperhatikan kondisi lalu lintas, serta memastikan tubuh tetap fit sebelum menempuh perjalanan jauh.
Jika mengantuk atau kelelahan, pengemudi sebaiknya segera berhenti di rest area. Memaksakan perjalanan dalam kondisi tubuh tidak prima justru dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Polisi juga mengimbau pengguna jalan tol meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan keselamatan meski kondisi jalan terlihat lengang.
Satu detik kehilangan fokus di jalan tol bisa berujung pada hilangnya nyawa. Kecelakaan di KM 54.700 Sergai menjadi pengingat bahwa perjalanan cepat tidak pernah lebih berharga daripada keselamatan. **
Editor : Hadwan













