Ridwan Kamil Akui Lega Jalani Pemeriksaan 6 Jam di KPK soal Kasus Iklan BJB

Selasa, 2 Desember 2025 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Bola panas kasus dugaan korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB) kian memanas setelah eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memenuhi panggilan penyidik KPK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ridwan Kamil atau Kang Emil menuntaskan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (2/12/2025) sore.

Ia hadir sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di BJB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kang Emil keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 16.30 WIB, usai hampir enam jam memberikan keterangan. Ia tiba di gedung KPK pada pukul 10.42 WIB.

Baca Juga :  KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Usai menjalani pemeriksaan, Kang Emil menyebut momen ini sudah lama ia nantikan.

“Saya sangat bahagia. Ini momen yang saya tunggu berbulan-bulan untuk memberikan klarifikasi,” ujar Kang Emil.

Ia menegaskan kehadirannya sebagai bentuk penghormatan terhadap proses hukum. Tak hanya itu, ia juga merasa lega karena sudah menyampaikan seluruh informasi yang diminta penyidik.

Baca Juga :  Jalan TB Simatupang Macet, Dishub DKI Ajak Warga Gunakan Transjakarta

Di sisi lain, Kang Emil mengaku tidak mengetahui detail persoalan yang tengah diusut KPK.

Ia menjelaskan bahwa laporan mengenai aksi korporasi BUMD tidak otomatis sampai kepada gubernur bila tidak disampaikan pejabat terkait.

Dalam tupoksi gubernur, aksi korporasi BUMD dikerjakan teknis oleh direksi. Gubernur baru mengetahuinya jika ada laporan dari direksi, komisaris selaku pengawas, atau kepala biro BUMD,” jelasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:13 WIB

Dedi Mulyadi dan AM Hendropriyono Bahas Revitalisasi Wayang, Soroti Moral Bangsa

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB