Misteri MH370 Dibuka Lagi: Pencarian Dasar Laut Dimulai 30 Desember

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harapan baru bagi keluarga korban MH370! Malaysia resmi lanjutkan pencarian pesawat yang hilang 11 tahun lalu. Simak detail kontrak

Harapan baru bagi keluarga korban MH370! Malaysia resmi lanjutkan pencarian pesawat yang hilang 11 tahun lalu. Simak detail kontrak "tak ketemu, tak bayar" senilai $70 juta ini. Dok: Istimewa.

KUALA LUMPUR, POSNEWS.CO.ID – Satu dekade telah berlalu, namun misteri terbesar dalam sejarah penerbangan modern belum juga terpecahkan. Kini, secercah harapan baru muncul bagi keluarga korban Malaysia Airlines MH370.

Kementerian Transportasi Malaysia membawa kabar mengejutkan pada Rabu (03/12/2025). Mereka mengonfirmasi bahwa operasi pencarian pesawat nahas tersebut akan resmi bergulir kembali mulai 30 Desember mendatang.

Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian. Pasalnya, hilangnya pesawat Boeing 777-200 tersebut telah menyisakan luka mendalam dan tanda tanya besar bagi dunia internasional selama lebih dari 11 tahun.

Robot Bawah Laut dan Kontrak Unik

Pemerintah Malaysia tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng perusahaan robotik asal Amerika Serikat, Ocean Infinity. Rencananya, perusahaan ini akan mengerahkan teknologi canggih untuk menyisir dasar Samudra Hindia.

Operasi ini akan berlangsung secara berkala selama 55 hari. Menariknya, kerja sama ini menggunakan skema kontrak “no-find, no-fee”.

Artinya, pemerintah Malaysia hanya akan membayar Ocean Infinity jika mereka berhasil menemukan bangkai pesawat. Jika berhasil, perusahaan tersebut berhak membawa pulang bayaran fantastis senilai $70 juta (sekitar Rp1,1 triliun).

Baca Juga :  Satgas PKH Temukan 4,2 Juta Hektare Tambang Ilegal, Penertiban Dimulai 1 September

Fokus pencarian akan menyasar area-area prioritas. Menurut analisis para ahli, lokasi tersebut memiliki probabilitas tertinggi sebagai tempat peristirahatan terakhir MH370.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harapan Keluarga Korban

Kabar ini langsung mendapat sambutan emosional dari keluarga penumpang. Danica Weeks, istri dari penumpang bernama Paul, mengungkapkan rasa leganya.

“Kami tidak pernah berhenti berharap akan adanya jawaban,” ujar Danica. Baginya, keputusan pemerintah Malaysia untuk melanjutkan pencarian memberikan rasa nyaman tersendiri.

Ia sangat berharap fase baru ini bisa memberikan kejelasan dan kedamaian yang selama ini mereka rindukan. “Saya harap ini memberi kejelasan bagi kami dan orang-orang terkasih yang hilang sejak 8 Maret 2014,” tambahnya.

Baca Juga :  China Kepung Taiwan dari 5 Penjuru, Peringatan Keras untuk AS dan Separatis

Kilas Balik Tragedi

Tragedi MH370 bermula saat pesawat lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Namun, burung besi yang membawa 239 orang itu tiba-tiba menyimpang dari jalur dan lenyap dari radar militer.

Berbagai teori konspirasi bermunculan. Mulai dari kegagalan mekanis hingga dugaan aksi bunuh diri pilot. Faktanya, investigasi resmi Malaysia pada 2018 menyimpulkan bahwa pesawat diputar balik secara manual, bukan oleh autopilot.

Sayangnya, pencarian besar-besaran sebelumnya selalu menemui jalan buntu. Tim Australia sempat menyisir 120.000 km persegi samudra tanpa hasil. Hanya beberapa potong puing yang terdampar di pantai Afrika menjadi saksi bisu tragedi ini.

Pada akhirnya, operasi 30 Desember nanti menjadi pertaruhan besar. Dunia menanti apakah teknologi robotik modern mampu mengungkap rahasia kelam yang terkubur di kedalaman samudra.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB