Starmer Batalkan Penundaan Pemilu Lokal Pasca Kemenangan Hukum Nigel Farage Oleh:

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Keir Starmer berjanji untuk terus melakukan perubahan meskipun Partai Buruh menderita kekalahan besar dalam pemilu lokal. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Keir Starmer berjanji untuk terus melakukan perubahan meskipun Partai Buruh menderita kekalahan besar dalam pemilu lokal. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Keir Starmer membatalkan rencana penundaan pemilihan lokal hanya kurang dari tiga bulan sebelum hari pemungutan suara. Kebijakan U-turn (balik arah) terbaru ini memicu kemarahan anggota parlemennya sendiri dan ejekan para pemimpin oposisi.

Menteri Sekretaris Pemerintah Lokal, Steve Reed, mengumumkan pembatalan tersebut pada Senin (16/2/2026). Keputusan ini memukul balik pemerintah. Para pejabat menyimpulkan bahwa pemerintah akan kalah dalam tantangan hukum pemimpin Reform UK, Nigel Farage.

Ancaman Hukum dan Kekacauan Administratif

Pemerintah awalnya berencana menunda pemilu di 30 lokasi di Inggris. Langkah ini bertujuan memberikan ruang bagi proses reorganisasi pemerintah lokal. Namun demikian, Nigel Farage menggugat rencana tersebut. Ia berargumen bahwa penundaan tersebut “tidak rasional” dan melanggar hak-hak demokratis warga negara.

Steve Reed menyadari posisi hukum pemerintah yang lemah. Ia menyerahkan keputusan akhir kepada Menteri Perumahan Matthew Pennycook. Pennycook kemudian menyarankan agar pemerintah menghentikan kebijakan tersebut. Akibatnya, pemerintah kini menghadapi tagihan biaya hukum sebesar £100.000 dari pihak Reform UK. Selain itu, dewan-dewan lokal harus bekerja ekstra keras. Mereka perlu menyewa tempat pemungutan suara dan mencari petugas pemilu dalam waktu hanya 12 minggu.

Dana Kompensasi £63 Juta bagi Pembayar Pajak

Pembatalan ini membawa konsekuensi finansial yang berat. Steve Reed mengonfirmasi pemberian dana tambahan sebesar £63 juta kepada dewan-dewan yang terdampak. Dana ini akan menutupi biaya administratif yang membengkak.

Meskipun demikian, pihak Konservatif mendesak pemerintah untuk mempublikasikan saran hukum terkait perubahan sikap tersebut. Mereka juga menuntut transparansi mengenai total beban biaya pembayar pajak di luar pendanaan tambahan. Pemimpin Konservatif, Kemi Badenoch, menyebut situasi ini sebagai “kekacauan yang terprediksi dari pemerintah yang tidak berguna”.

Baca Juga :  Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Tekanan Mundur dan Keuntungan Reform UK

Nigel Farage dan tokoh senior Konservatif, James Cleverly, mendesak Steve Reed untuk segera mengundurkan diri. Mereka menilai tindakan menteri yang mencoba membatalkan hak pilih warga sebagai pelanggaran serius. Rakyat tidak dapat mentoleransi tindakan tersebut.

Di sisi lain, partai Reform UK yakin akan menjadi pemenang politik terbesar dari kekacauan ini. Farage mengeklaim bahwa para pemilih akan “menghukum” pemerintah saat pemungutan suara bulan Mei mendatang. Beberapa anggota parlemen Partai Buruh menyuarakan kekhawatiran serupa. Keputusan pusat yang tidak konsisten kini mengkhianati rekan-rekan mereka di tingkat daerah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih
Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:12 WIB

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09 WIB

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Berita Terbaru

Solusi komputasi harian yang ringkas. COLORFUL merilis laptop Rimbook L1 Plus berlayar 16 inci 2.5K dan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

COLORFUL Resmi Meluncurkan Rimbook L1 Plus Ryzen 7

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:10 WIB