Muhamad Mardiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PPP 2025–2030 di Muktamar X

Minggu, 28 September 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhamad Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar X. Dok: Istimewa

Muhamad Mardiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar X. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Muhamad Mardiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030.

Ia didaulat secara aklamasi dalam forum Muktamar X yang digelar pada Sabtu (27/9/2025).

Pimpinan sidang Muktamar, Amir Uskara, menegaskan keputusan aklamasi diambil setelah forum menyepakati mekanisme pemilihan ketua umum. Dengan ketukan palu, Mardiono sah memimpin PPP untuk lima tahun ke depan.

Keputusan tersebut muncul setelah sidang menuntaskan pembahasan tata tertib (Tatib) Muktamar. Salah satu poin krusial dalam Tatib adalah keharusan peserta hadir secara fisik dalam proses pemilihan.

Baca Juga :  Sugiono Resmi Jadi Sekjen Gerindra, Gantikan Ahmad Muzani

“Setelah saya bacakan, saya meminta persetujuan seluruh peserta. Apakah setuju jika kita aklamasi Pak Mardiono? Ternyata semua setuju, dan saya ketuk palu,” ujar Amir.

Amir menambahkan, keputusan aklamasi itu sah karena mendapat dukungan dari 30 Ketua DPW yang hadir di ruang sidang. Meski sempat terjadi dinamika, akhirnya forum menyepakati Mardiono sebagai ketua umum baru.

Baca Juga :  PPP Memanas, Rommy Tuding Klaim Aklamasi Mardiono Hanya Akal-akalan

“Tapi sekali lagi, insya Allah kami sudah sepakat dengan seluruh DPW. Palu sudah diketuk, dan saya menyampaikan selamat kepada Pak Mardiono yang terpilih secara aklamasi,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah penetapan, Mardiono akan segera menyusun kepengurusan baru bersama delapan formatur, terdiri dari lima perwakilan DPW dan tiga dari DPP.

“Total ada sembilan orang termasuk Pak Mardiono,” kata Amir menutup sidang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.700 Personel Dikerahkan, Laga Panas Indonesia vs Bulgaria di GBK Dijaga Ketat
Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Alat Berat Disita
Prostitusi Online via MiChat di Cilegon, Korban Dipaksa Layani 10 Pria Semalam
WFH Hari Jumat di Jakarta? Pemprov DKI Siap Eksekusi, Tunggu Lampu Hijau Pusat
Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka
Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 15:21 WIB

1.700 Personel Dikerahkan, Laga Panas Indonesia vs Bulgaria di GBK Dijaga Ketat

Senin, 30 Maret 2026 - 15:07 WIB

Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Alat Berat Disita

Senin, 30 Maret 2026 - 14:21 WIB

Prostitusi Online via MiChat di Cilegon, Korban Dipaksa Layani 10 Pria Semalam

Senin, 30 Maret 2026 - 14:05 WIB

WFH Hari Jumat di Jakarta? Pemprov DKI Siap Eksekusi, Tunggu Lampu Hijau Pusat

Senin, 30 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Berita Terbaru