Netflix Caplok Warner Bros Discovery Senilai Rp1.300 Triliun, Era Baru Streaming Dimulai

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Netflix resmi beli rumah Harry Potter dan Batman! Kesepakatan $82,7 miliar ini bakal rombak total industri hiburan dunia. Simak detail akuisisi bersejarah ini. Dok: Istimewa.

Netflix resmi beli rumah Harry Potter dan Batman! Kesepakatan $82,7 miliar ini bakal rombak total industri hiburan dunia. Simak detail akuisisi bersejarah ini. Dok: Istimewa.

LOS ANGELES – Peta industri hiburan dunia baru saja berubah selamanya. Raksasa streaming Netflix resmi menyepakati pembelian Warner Bros Discovery (WBD) dalam kesepakatan raksasa senilai $82,7 miliar atau sekitar Rp1.300 triliun.

Langkah agresif ini membuat Netflix memegang kendali penuh atas aset-aset paling berharga di Hollywood. Seketika, rumah produksi legendaris di balik waralaba Harry Potter, Superman, dan Batman kini berpindah tangan.

Tak hanya itu, Netflix juga menguasai HBO. Saluran premium ini merupakan rumah bagi serial hits global seperti Game of Thrones, The White Lotus, dan Succession.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Misi Menghibur Dunia

Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menegaskan ambisi besarnya pasca-kesepakatan ini. “Misi kami selalu untuk menghibur dunia,” ujarnya.

Menurutnya, penggabungan ini akan memberikan audiens lebih banyak konten yang mereka cintai. Bersama-sama, mereka bertekad mendefinisikan ulang cara bercerita di abad mendatang.

Baca Juga :  Brimob X-Treme 2026, Ajang Menembak Internasional - Bukti Indonesia Siap Bersaing Global

Netflix juga akan mendapatkan akses ke arsip TV yang sangat luas. Termasuk, serial klasik Friends dan The Big Bang Theory. Padahal, serial Friends sebelumnya dijadwalkan akan hengkang dari Netflix pada akhir tahun ini.

Namun, kesepakatan ini memiliki syarat khusus. WBD harus memisahkan (spin-off) saluran kabel berita mereka, termasuk CNN, TBS, dan TNT. Proses ini diharapkan rampung pada kuartal ketiga tahun depan.

Drama Lelang dan Kemarahan Pesaing

Perjalanan menuju kesepakatan ini tidak mulus. Sebelumnya, Netflix harus bersaing sengit dengan Paramount Skydance dan Comcast (pemilik Universal Studios).

Bahkan, drama terjadi di balik layar. Paramount melayangkan surat protes keras kepada Warner Bros. Mereka menuduh WBD menjalankan proses lelang yang tidak adil dan “cacat”.

Paramount menyebut proses tersebut “memihak pada penawar tunggal”. Padahal, mereka merasa tawaran mereka memiliki peluang lebih besar untuk lolos dari jerat regulasi.

Baca Juga :  Pra-Pemesanan GTA VI Kabarnya Tembus US$1 Miliar

Sutradara legendaris James Cameron pun turut membunyikan alarm bahaya. Menurutnya, penjualan ke Netflix bisa memicu “hilangnya nilai jangka panjang yang katastropik” bagi industri hiburan.

Bayang-bayang Monopoli

Tentu saja, mega-merger ini mengundang sorotan tajam regulator. Analis memperingatkan risiko kompetisi serius. Pasalnya, kesepakatan ini menggabungkan dua layanan streaming terbesar di Amerika Serikat.

Alicia Reese, analis media dari Wedbush, memberikan peringatan. “Kekhawatiran signifikan masih ada di dalam industri dan pejabat pemerintah,” katanya.

Regulator mungkin akan memblokir penjualan ini jika tidak ada jaminan yang jelas. Merespons hal itu, Netflix berjanji akan tetap menayangkan film-film Warner Bros di bioskop secara luas.

Kini, bola panas ada di tangan regulator. Jika kesepakatan ini gagal, Netflix harus membayar biaya pembatalan (breakup fee) sebesar $5 miliar. Industri hiburan kini menahan napas menanti hasil akhirnya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: The Guardian

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati
Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali
Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Lonceng Perdamaian Cenderamata Jepang Ditemukan Kembali

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Berita Terbaru