Ngeri! Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung, Jasad Dikubur dalam 3 Karung

Rabu, 8 April 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad korban mutilasi di kebun wilayah Lahat Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad korban mutilasi di kebun wilayah Lahat Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

LAHAT, POSNEWS.CO.ID – Tragedi mutilasi sadis menggemparkan warga Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Seorang ibu berinisial SA (63) ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi termutilasi dan terkubur di kebun. Lebih mengejutkan, pelaku pembunuhan ternyata anak kandungnya sendiri, Ahmad Fahrozi (23).

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP M Ridho Pradani, menegaskan polisi bergerak cepat setelah jasad korban ditemukan. Pelaku berhasil diringkus kurang dari 24 jam.

“Pelaku merupakan anak kandung korban. Kami tangkap di sebuah penginapan di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat,” tegas Ridho, Rabu (8/4/2026).

Potongan Tubuh Dimasukkan Dalam 3 Karung

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku menghabisi nyawa ibunya di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai, pada Sabtu (28/3/2026) siang.

Setelah membunuh, pelaku bertindak keji dengan memutilasi tubuh korban, lalu memasukkan potongan tubuh ke dalam tiga karung.

Baca Juga :  Arus Mudik 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah, One Way dan Contraflow Jadi Penyelamat

Selanjutnya, pelaku mengubur jasad korban di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, untuk menghilangkan jejak. Namun, upaya tersebut akhirnya terbongkar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan keluarga karena korban menghilang selama sekitar satu pekan.

Saksi S (49), yang juga anak korban, kemudian melakukan pencarian hingga mendapat informasi dari warga terkait aktivitas mencurigakan di kebun milik korban.

Warga menyebut ada penggalian tanah yang dilakukan atas permintaan seorang pria berinisial AF.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya jasad korban ditemukan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 00.15 WIB.

Baca Juga :  Mertua dan Menantu di Gowa Dibantai Tetangga Mabuk Karena Musik Keras

Saat digali, kondisi jenazah sangat mengenaskan. Tubuh korban sudah terpotong menjadi beberapa bagian dan dikubur di dalam tanah.

“Korban ditemukan dalam kondisi termutilasi dengan tiga potongan tubuh di dalam karung,” ungkap Ridho.

Polisi langsung mengembangkan kasus dan memburu pelaku hingga berhasil menangkapnya di tempat persembunyian.

Saat ini, Ahmad Fahrozi telah diamankan di Mapolres Lahat untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, penyidik masih mendalami motif pembunuhan sadis ini. Dugaan sementara mengarah pada konflik keluarga, namun polisi belum mengungkap detailnya secara resmi.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa kekerasan dalam keluarga bisa berujung tragedi mengerikan. Polisi memastikan akan mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Kita Memilih Pemimpin yang Kita Sukai?
Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus, Bukti Keterlibatan Sipil Mulai Terkuak
Memahami Gejala Regresi Politik di Berbagai Belahan Dunia
Sistem Pemilu Dunia: Mana yang Paling Representatif untuk Demokrasi Kita?
Selandia Baru Siaga Satu: Siklon Vaianu Ancam Pulau Utara dengan Angin Mematikan
Hakim AS Sebut Rencana Pemerintah Terhadap Kilmar Ábrego
Rumah Saksi Dibakar, KPK Usut Intimidasi di Kasus Suap Bupati Bekasi Ade Kuswara
Konflik Uang Berujung Maut, Ayah Tewas Dibantai Anak Kandung Saat Tidur

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 19:29 WIB

Mengapa Kita Memilih Pemimpin yang Kita Sukai?

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WIB

Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus, Bukti Keterlibatan Sipil Mulai Terkuak

Rabu, 8 April 2026 - 18:26 WIB

Memahami Gejala Regresi Politik di Berbagai Belahan Dunia

Rabu, 8 April 2026 - 17:25 WIB

Ngeri! Anak di Lahat Mutilasi Ibu Kandung, Jasad Dikubur dalam 3 Karung

Rabu, 8 April 2026 - 17:21 WIB

Sistem Pemilu Dunia: Mana yang Paling Representatif untuk Demokrasi Kita?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Rasionalitas vs Emosi. Membedah mekanisme psikologis di balik kotak suara, di mana identitas kelompok dan bias kognitif sering kali membuat pemilih mengabaikan substansi kebijakan demi citra pemimpin yang mereka sukai di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Kita Memilih Pemimpin yang Kita Sukai?

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:29 WIB

Bahaya dari dalam. Demokrasi modern tidak lagi mati melalui kudeta militer yang berdarah, melainkan melalui erosi perlahan yang para pemimpin terpilih lakukan terhadap institusi dan norma politik tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Memahami Gejala Regresi Politik di Berbagai Belahan Dunia

Rabu, 8 Apr 2026 - 18:26 WIB