NVIDIA RTX Spark Muncul, Laptop ARM Kian Berpeluang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan dua varian baru NVIDIA RTX Spark di Geekbench membuka peluang laptop berbasis ARM menjadi platform gaming serius. Dok: Istimewa.

Temuan dua varian baru NVIDIA RTX Spark di Geekbench membuka peluang laptop berbasis ARM menjadi platform gaming serius. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Dua varian baru NVIDIA RTX Spark muncul di Geekbench, membuka peluang laptop berbasis ARM menjadi platform gaming. Selama ini, laptop ARM lebih dikenal sebagai perangkat produktivitas ringan dan hemat daya, bukan mesin bermain game.

Pergeseran Pandangan Terhadap Laptop ARM

Kehadiran NVIDIA RTX Spark mulai menggeser pandangan tersebut, terutama setelah produsen laptop memadukan chipset itu dengan GPU berbasis Blackwell. Pergeseran ini semakin nyata setelah dua varian baru RTX Spark muncul di Geekbench, seperti dilaporkan Tom’s Hardware.

Hasil Benchmark Dua Varian RTX Spark

Kedua varian tersebut membawa konfigurasi 20-core dan 18-core. Model 20-core mencatat 2.570 poin single-core dan 23.126 poin multi-core, sementara versi 18-core meraih 2.541 poin single-core dan 21.776 poin multi-core.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil tersebut memang belum cukup menempatkan RTX Spark sebagai CPU gaming tercepat. Namun, performa multi-core ini menunjukkan NVIDIA memiliki fondasi serius untuk menantang prosesor mobile dari AMD, Intel, Qualcomm, hingga Apple.

Baca Juga :  Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Platform Terintegrasi CPU, GPU, dan AI

Bagi gamer, angka Geekbench sebenarnya bukan bagian paling menarik dari kabar ini. Pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana kombinasi CPU Arm dan GPU Blackwell akan diterjemahkan ke dalam performa game.

RTX Spark memiliki hingga 6.144 CUDA core dan unified memory hingga 128GB. Kombinasi ini menjadikan NVIDIA tidak sekadar menawarkan CPU baru, melainkan platform yang memungkinkan CPU, GPU, dan workload AI bekerja dalam satu wadah.

Relevansi dengan Kebutuhan Game Modern

Konsep ini cukup menarik jika dipadankan dengan game baru yang semakin bergantung pada kekuatan CPU. Pengaturan AI NPC, simulasi dunia, physics, ray tracing, upscaling, hingga frame generation membutuhkan kombinasi kemampuan CPU dan GPU yang kompleks.

Jumlah core dan kemampuan multi-threading RTX Spark berpotensi menjadi fitur penting bagi game yang menuntut kekuatan CPU tinggi, seperti simulator, game strategi, atau open world dengan banyak NPC. Meski begitu, fakta ini tetap bukan jaminan FPS tinggi, karena performa gaming juga sangat dipengaruhi oleh single-core performance, latency, cache, scheduler, hingga optimasi game engine.

Baca Juga :  Twitch Umumkan Bagikan Data Pengguna ke Amazon

Tantangan Kompatibilitas Ekosistem x86

Menggunakan RTX Spark sebagai landasan platform gaming tetap menghadirkan tantangan tersendiri. RTX Spark menggunakan arsitektur Arm, sementara mayoritas game PC Windows dibangun di atas ekosistem x86.

NVIDIA dan Microsoft harus memastikan game, driver, API, DRM, serta sistem anti-cheat dapat bekerja optimal di platform ARM. Masalah kompatibilitas ini bahkan bisa menjadi lebih penting dibanding selisih beberapa persen performa CPU semata.

Gamer umumnya tidak terlalu peduli pada skor benchmark tinggi, selama game yang mereka mainkan dapat berjalan optimal. Karena itu, dukungan native dan kompatibilitas menjadi kunci bagi RTX Spark untuk benar-benar menjadi platform gaming yang layak diperhitungkan.

Belum Jadi Pengganti Prosesor Gaming Tradisional

RTX Spark juga belum bisa langsung dianggap sebagai pengganti prosesor gaming tradisional seperti Ryzen X3D. Benchmark Geekbench ini belum menggambarkan performa gaming sesungguhnya.

Pengujian yang jauh lebih relevan nantinya adalah FPS pada resolusi 1080p, khususnya saat game berada dalam kondisi CPU-bound dan berjalan secara native, bukan lewat emulator.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming
Lenovo Disiapkan Luncurkan Laptop 15 Berlayar OLED
HoYoverse Resmi Umumkan Genshin Impact Version 7.1
Xiaomi Resmi Meluncurkan Tablet Xiaomi Pad 9 dan Pad 9 Pro
Mengungkap Fakta Konsumsi Air di Balik Infrastruktur AI
Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:29 WIB

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 September 2026 - 11:24 WIB

Lenovo Disiapkan Luncurkan Laptop 15 Berlayar OLED

Selasa, 15 September 2026 - 10:19 WIB

HoYoverse Resmi Umumkan Genshin Impact Version 7.1

Selasa, 15 September 2026 - 09:15 WIB

Xiaomi Resmi Meluncurkan Tablet Xiaomi Pad 9 dan Pad 9 Pro

Selasa, 15 September 2026 - 08:12 WIB

Mengungkap Fakta Konsumsi Air di Balik Infrastruktur AI

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:16 WIB

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB