Polisi Ringkus 2 Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Hutan Landak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad ibu dan balita di hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. (Posnews/Polres Landak)

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad ibu dan balita di hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. (Posnews/Polres Landak)

LANDAK, POSNEWS.CO.ID – Misteri pembunuhan ibu dan anak yang ditemukan tewas dalam kondisi terikat di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mulai terkuak.

Polisi berhasil menangkap dua tersangka berinisial S dan AL di lokasi berbeda pada Rabu (12/8/2026).

Pengungkapan ini menjadi titik terang setelah penyidik bergerak cepat menelusuri jejak para pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka S lebih dulu ditangkap di wilayah Senakin, kemudian polisi mengembangkan penyelidikan hingga akhirnya menangkap AL di Ngabang.

Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto mengatakan kedua tersangka kini telah diamankan di Polres Landak untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Tiga DPO KKB Yahukimo Diterbangkan ke Jayapura, Polda Papua Dalami Jaringan

“Kasus ini berhasil kami ungkap dan kedua tersangka sudah diamankan. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kuswiyanto.

Penangkapan Berantai Buka Jalan Pengungkapan

Menurut Kuswiyanto, penangkapan S menjadi pintu masuk penting bagi penyidik.

Setelah itu, tim langsung melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain sekaligus mencari barang bukti yang diduga digunakan dalam pembunuhan tersebut.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan AL di Ngabang. Aparat juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini.

Barang Bukti Mulai Terkumpul

Selain menangkap para tersangka, polisi telah mengamankan sebagian besar barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Baca Juga :  Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Polri Tegaskan Dukung Proses Hukum

Barang bukti itu akan menjadi bagian penting dalam proses pembuktian di tahap penyidikan hingga persidangan.

“Sebagian besar barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa ini sudah kami amankan,” kata Kuswiyanto.

Motif Masih Didalami

Penyidik kini fokus mengungkap motif pembunuhan, peran masing-masing tersangka, serta kronologi lengkap sebelum korban ditemukan meninggal di kawasan hutan.

Polisi juga membuka kemungkinan adanya tersangka tambahan apabila ditemukan bukti baru.

Kasus ini menunjukkan bahwa pengungkapan kejahatan membutuhkan kerja cepat, pengembangan penyelidikan, dan pembuktian yang kuat, sehingga pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB