DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, seorang pria berinisial KB (30) mengamuk hingga merusak gerobak penjual ketoprak di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, karena uangnya kurang Rp 3.000 untuk membayar makanan, Selasa (9/9/2025) pukul 23.30 WIB.
Polisi membeberkan kronologi kejadian. Mulanya, pelaku sudah beberapa kali membeli ketoprak kepada korban.
“(Awalnya) Ya, pemuda tersebut memesan sebungkus ketoprak,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (10/9/2025).
Setelah pesanan dibuat, harga yang disepakati adalah Rp 13 ribu. Namun, pelaku hanya membayar Rp 10 ribu karena uangnya tidak cukup.
“Ketika dibungkus, ternyata harga yang disepakati adalah Rp 13 ribu, namun baru dibayar Rp 10 ribu oleh pemuda tersebut,” tutur Budi.
Saat korban menagih sisa pembayaran Rp 3.000, pelaku kesal hingga melakukan penganiayaan terhadap pedagang dan merusak gerobak dagangnya.
“Dikarenakan tidak suka dimintakan kekurangannya, pemuda tersebut memukul pedagang ketoprak dan merusak gerobaknya,” jelas Budi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka memar di sekujur wajah dan telah dilakukan visum. Saat ini, KB diamankan di Polres Metro Depok untuk proses hukum lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi salah satu contoh nyata tekanan ekonomi yang memengaruhi perilaku sebagian masyarakat. Bahkan dalam kebutuhan sehari-hari yang sederhana, seperti membeli ketoprak, ketegangan dan kekerasan bisa terjadi ketika kondisi finansial terbatas.


















