Pelaku KDRT Sadis di Depok Ditangkap, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Minggu, 28 Desember 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sawangan, Depok, bikin geger. Seorang istri babak belur dihajar suaminya sendiri. Polisi langsung bergerak cepat.

Unit PPA Polres Metro Depok langsung turun tangan. Pelaku sudah diamankan. Korban mendapat pendampingan dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk visum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, polisi tak main-main menangani kasus KDRT.

“Keselamatan korban jadi prioritas. Proses hukum kami jalankan tegas dan profesional,” kata Budi, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta 1 September 2025: Cerah hingga Hujan Ringan

Peristiwa berdarah ini terjadi Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB di Bedahan, Sawangan. Pemicunya sepele: ponsel.

Awalnya, pelaku meminta ponsel korban. Namun, saat korban meminta kembali, pelaku naik pitam. Ponsel dibanting, cekcok memanas, emosi meledak.

Pelaku lalu mengamuk. Wajah korban dihajar bertubi-tubi pakai ponsel hingga mata kiri kena sasaran. Tak cukup, pelaku juga memukul dengan tangan kosong dan menginjak paha korban.

“Korban mengalami luka robek di pelipis dan memar parah di bola mata kiri,” ungkap Budi.

Korban langsung dilarikan ke RSCM Jakarta. Kondisinya serius. Polisi memastikan korban kini menjalani operasi mata.

Penyidik juga memeriksa dua saksi, yakni orang tua dan sepupu korban, untuk memperkuat kasus.

Polisi mengimbau warga tak menyelesaikan masalah rumah tangga dengan kekerasan. Masyarakat diminta berani melapor lewat layanan darurat Polri 110.

Kasus ini terus dikawal. Polisi pastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB