Pelaku Teror Bom 10 Sekolah Depok Ditangkap, Motif Sakit Hati Usai Lamaran Ditolak

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku teror bom sekolah di Depok diamankan polisi usai penyelidikan intensif. (Posnews/Ist)

Pelaku teror bom sekolah di Depok diamankan polisi usai penyelidikan intensif. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Teror bom ke 10 sekolah di Depok akhirnya terbongkar. Polisi mencokok Hylmi Rafif Rabbani (23), pelaku pengirim e-mail ancaman bom yang bikin geger dunia pendidikan.

Tak cuma menebar teror, pelaku juga nekat mencatut nama mantan pacarnya, Kamila. Ia membuat e-mail dan akun medsos palsu untuk menjatuhkan reputasi korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Oka menegaskan, aksi bejat itu dilakukan berulang sejak 2022 hingga 2024.

“Pelaku membuat e-mail dan akun media sosial seolah-olah milik korban,” tegas Made Oka, Jumat (26/12/2025).

Lebih parah lagi, pelaku juga mengirim order makanan fiktif ke rumah dan kampus korban. Akibatnya, korban terus diteror tanpa henti.

Polisi memastikan seluruh e-mail teror, akun palsu Instagram dan Facebook dibuat langsung oleh pelaku. Dalam kasus teror bom, sekolah-sekolah menjadi korban sekaligus pelapor.

Baca Juga :  Viral Penganiayaan Anak Usai Lomba Lari di Cimanggis Depok, Polisi Tempuh Restorative Justice

Motifnya bikin miris. Pelaku sakit hati setelah lamarannya ditolak.

“Pelaku kecewa karena lamarannya ditolak. Sejak itu, ia meneror korban dan lingkungannya,” ungkap Made Oka.

Tak puas, pelaku meluapkan dendam dengan mengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Depok, demi mencari perhatian mantan kekasihnya.

Kini, pelaku mendekam di tahanan. Polisi menegaskan, teror dan ancaman bukan jalan keluar, melainkan pintu menuju jeruji besi.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB