Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Jarak 1 Km dari Ka’bah

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Haji Indonesia Terhubung Masjidil Haram. (Posnews/Ist)

Kampung Haji Indonesia Terhubung Masjidil Haram. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Agama Nasaruddin Umar membeberkan perkembangan terbaru pembangunan Kampung Haji Indonesia (KHI) di Makkah, Arab Saudi.

Lokasi kampung haji itu hanya berjarak 1–3 kilometer dari Ka’bah dan akan terhubung langsung ke Masjidil Haram melalui terowongan khusus.

Selain itu, Nasaruddin menegaskan proyek strategis ini turut dibahas Presiden Prabowo Subianto saat bertemu sejumlah organisasi masyarakat Islam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia kini resmi mengantongi lahan seluas sekitar 60 hektare di Kota Makkah.

“Alhamdulillah, berkat hubungan baik Presiden dengan Raja Arab Saudi, Indonesia diberi kesempatan dan sudah mendapatkan lahan yang cukup luas,” kata Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga :  Penyelundupan 439 Bal Pakaian Bekas, Polda Metro: Lewat Jalur Tikus - Nilai Rp 4 Miliar

Lebih lanjut, ia menjelaskan lokasi Kampung Haji Indonesia berada sangat dekat dengan pusat ibadah umat Islam.

Pemerintah Saudi bahkan menyiapkan akses terowongan langsung dari kawasan pemukiman Indonesia menuju Masjidil Haram.

Tak hanya itu, Nasaruddin mengungkap Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang mendapat kepercayaan memiliki properti resmi di Makkah dan Madinah.

Ia menilai capaian besar ini tak lepas dari kedekatan Presiden Prabowo dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Baca Juga :  KPK Buru Mafia Haji ke Arab Saudi, Kerugian Negara Capai Rp 1 Triliun

“Indonesia menjadi negara pertama yang diberi kesempatan membeli properti di Makkah dan Madinah,” tegasnya.

Dampaknya, Pemerintah Arab Saudi akhirnya merevisi regulasi kepemilikan lahan. Aturan baru kini membuka peluang negara asing membeli tanah, hotel, dan properti di Makkah dan Madinah.

“Sebelumnya wilayah ini tertutup. Riyadh dan Jeddah boleh, tapi Makkah dan Madinah tidak. Sekarang regulasinya sudah resmi dibuka,” pungkas Nasaruddin. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB