Pemerintah Atur Takbiran Berbarengan Nyepi, Sound System Dibatasi di Bali

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Posnews/Kemenang)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –Menteri Agama Nasaruddin Umar menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Rabu (4/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Menag melaporkan kesiapan pemerintah mengantisipasi Hari Raya Nyepi yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah pada 19 Maret 2026.

Nasaruddin menjelaskan, 19 Maret bertepatan dengan Hari Nyepi di Bali yang mengharuskan suasana hening tanpa aktivitas dan kebisingan.

Sementara itu, pada malam yang sama, umat Islam biasanya menggelar takbiran menyambut Idul Fitri.

Karena itu, Kementerian Agama langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh agama di Bali agar dua perayaan besar ini tetap berjalan tanpa saling mengganggu.

Baca Juga :  Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, 411 Pelajar Terserang, 47 Masih Dirawat

“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan. Nyepi tetap berjalan khusyuk, dan takbiran juga tetap berjalan dengan penyesuaian,” ujar Nasaruddin di Kompleks Istana Kepresidenan.

Takbiran Tanpa Sound System di Jam Tertentu

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai solusi, pemerintah mengatur penggunaan pengeras suara di masjid-masjid Bali. Takbiran tetap diperbolehkan, namun tanpa sound system pada rentang waktu tertentu demi menghormati pelaksanaan Nyepi.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh toleransi dan moderasi beragama di Indonesia. Pemerintah ingin memastikan harmoni antarumat tetap terjaga meski dua momentum keagamaan berlangsung bersamaan.

Antisipasi Perbedaan Lebaran dan Zakat di Istana

Selain membahas Nyepi dan malam takbiran, Menag juga melaporkan potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Waspada Hujan Lebat Siang hingga Sore

Ia menegaskan, perbedaan Lebaran merupakan hal yang biasa terjadi di Indonesia dan akan diputuskan melalui Sidang Isbat.

“Nanti kita tunggu hasil Sidang Isbat untuk penetapan Idul Fitri,” katanya.

Tak hanya itu, Nasaruddin juga membahas rencana pembayaran zakat Presiden dan para pejabat negara yang akan dijadwalkan di Istana Negara.

Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga toleransi, ketertiban, serta kepastian pelaksanaan ibadah menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Curi Labu Siam, Lansia Tewas Dianiaya Tetangga di Cianjur, Pelaku Ditangkap Polisi
Debt Collector Diduga Rampas Motor dan Aniaya Pengendara di Daan Mogot
Cuaca Jabodetabek Hari Ini 5 Maret 2026, Hujan Diprediksi Guyur Siang Hari
Bawa Kunci Letter T, 2 Pelaku Curanmor Diciduk Warga di Johar Baru Jakarta Pusat
Bagaimana Mutiara Menjadi Perhiasan Paling Berharga dalam Sejarah
Sains di Balik Mengapa Kita Menghakimi Karakter Lewat Wajah
Sudin CKTRP Jakut Segel 2 Lapangan Padel di Ancol dan Penjaringan, Belum Kantongi PBG
Mengapa Negara Beriklim Dingin Cenderung Lebih Kaya?

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:52 WIB

Diduga Curi Labu Siam, Lansia Tewas Dianiaya Tetangga di Cianjur, Pelaku Ditangkap Polisi

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:23 WIB

Debt Collector Diduga Rampas Motor dan Aniaya Pengendara di Daan Mogot

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:55 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 5 Maret 2026, Hujan Diprediksi Guyur Siang Hari

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:40 WIB

Pemerintah Atur Takbiran Berbarengan Nyepi, Sound System Dibatasi di Bali

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:18 WIB

Bawa Kunci Letter T, 2 Pelaku Curanmor Diciduk Warga di Johar Baru Jakarta Pusat

Berita Terbaru