Pemerintah Bangun 824 Rumah Warga Bantaran Rel Pasar Senen, Target Juni 2026

Senin, 6 April 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di permukiman pinggir rel kereta api di kawasan Senen Jakarta. (Posnews/Biro Pres)

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di permukiman pinggir rel kereta api di kawasan Senen Jakarta. (Posnews/Biro Pres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah tancap gas menata kawasan kumuh di bantaran rel kereta api Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan 324 unit rumah sudah mulai dibangun dan ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026.

Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya turun langsung ke lapangan di kawasan Senen.

“Pembangunan sudah berjalan di kawasan Jalan Kramat. Kami bergerak cepat bersama berbagai pihak untuk memastikan hunian layak bagi warga,” tegas Ara usai rapat di Istana Kepresidenan, Senin (6/4/2026).

324 Unit Dikebut, 500 Unit Menyusul

Pemerintah tidak berhenti di tahap awal. Setelah 324 unit rampung, 500 unit tambahan langsung disiapkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dengan demikian, total hunian yang disiapkan mencapai 824 unit rumah untuk warga terdampak relokasi bantaran rel.

Baca Juga :  Suap S$50 di Singapura: Pria Malaysia Didakwa Coba Sogok Polisi Lalu Lintas

Ara menegaskan, proyek ini menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target Ketat: Dua Bulan Harus Jadi

Pemerintah memasang target ambisius. Dalam waktu sekitar dua bulan, ratusan rumah di Senen harus selesai dan siap dihuni.

“Yang di Senen kita targetkan selesai 15 Juni 2026. Jadi kita kejar cepat agar warga segera mendapatkan hunian yang layak dan aman,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga bergerak menertibkan aset negara. Ara menegaskan, negara akan mengambil alih lahan milik BUMN dan aset lainnya yang belum optimal.

Presiden Prabowo, lanjutnya, telah menginstruksikan agar lahan negara digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

Untuk itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid diminta menyiapkan lahan strategis. Selanjutnya, pembangunan dan pembiayaan akan didukung oleh Danantara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI

Dibiayai APBN, Danantara, hingga CSR

Pembiayaan proyek ini bersumber dari berbagai skema, mulai dari APBN, dukungan Danantara, hingga program CSR swasta.

Namun demikian, pemerintah masih mematangkan skema kepemilikan. Saat ini, opsi sewa dengan harga terjangkau menjadi solusi utama agar warga bisa segera menempati rumah baru.

“Kami bangun dulu agar cepat selesai. Sambil berjalan, aturan kepemilikan kami siapkan. Untuk sementara, banyak yang menggunakan skema sewa terjangkau,” jelas Ara.

Program ini bukan sekadar pembangunan rumah. Pemerintah juga mengedukasi warga bahwa relokasi dari bantaran rel penting untuk keselamatan.

Kawasan rel kereta api berisiko tinggi terhadap kecelakaan dan tidak layak huni. Karena itu, hunian baru diharapkan memberi kehidupan yang lebih aman, sehat, dan manusiawi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Otak Sindikat Narkoba Andre “The Doctor”, Ini Kronologi Penangkapannya di Malaysia
Rotasi 3 Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Kapolda Minta Pejabat Baru Tancap Gas
Polda Metro Jaya Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Gratis, Tanpa Calo dan Joki
Penggerebekan NIX KTV PIK: 6 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ekstasi dan Ketamine Disita
Cuaca Ekstrem Hantam Bandara Soetta, 12 Penerbangan Dialihkan dan Atap Terminal 3 Jebol
Hoaks Ijazah Jokowi Memanas, JK Laporkan Rismon dan 4 Kanal YouTube ke Bareskrim
Driver Taksi Online Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Kaca Film 80 Persen Disorot
Bareskrim Ringkus ‘The Doctor’, Distributor Sabu dan Vape Narkoba Lintas Negara

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 21:35 WIB

Otak Sindikat Narkoba Andre “The Doctor”, Ini Kronologi Penangkapannya di Malaysia

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

Rotasi 3 Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Kapolda Minta Pejabat Baru Tancap Gas

Senin, 6 April 2026 - 20:32 WIB

Pemerintah Bangun 824 Rumah Warga Bantaran Rel Pasar Senen, Target Juni 2026

Senin, 6 April 2026 - 20:13 WIB

Polda Metro Jaya Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Gratis, Tanpa Calo dan Joki

Senin, 6 April 2026 - 19:55 WIB

Penggerebekan NIX KTV PIK: 6 Tersangka Narkoba Ditangkap, Ekstasi dan Ketamine Disita

Berita Terbaru