Penganiayaan Maut di Depok, Polisi Tetapkan Oknum TNI AL dan 5 Sipil Jadi Tersangka

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama. (Posnews/Ist)

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal mengguncang Sukatani, Tapos, Depok. Enam pelaku menghajar dua pemuda hingga satu korban tewas. Ironisnya, salah satu pelaku merupakan oknum anggota TNI AL.

Akibat penganiayaan itu, Wajir Ali Tuankotta tewas, sementara Dede Naigrata mengalami luka parah. Peristiwa sadis ini terjadi pada Jumat dini hari (2/1/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.

Polisi mengungkap, para pelaku terdiri dari Serka M, oknum TNI AL yang kini ditahan POM AL, serta lima warga sipil berinisial DS, MF, GR, FA, dan MK.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama menjelaskan, penganiayaan bermula saat kedua korban kehabisan bensin ketika hendak menuju rumah teman.

Baca Juga :  Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi Besok, Uji Perdamaian Kasus Penipuan

Saat itu, Wajir Ali Tuankotta turun mencari bensin, sementara Dede Naigrata menunggu di depan gang. Namun, tersangka Serka M, DS, dan MF justru mengamankan Wajir karena mencurigai transaksi narkoba.

“Korban dicurigai akan transaksi narkoba, tetapi tidak ditemukan barang bukti,” tegas Made, Kamis (8/1/2026).

Karena panik, korban sempat melarikan diri, namun kembali tertangkap. Selanjutnya, para tersangka melakukan penganiayaan secara bersama-sama, bahkan menelanjanginya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak berhenti di situ, pelaku juga menyeret Dede. Mereka menelanjangi korban, mengikat tangan dan kaki, lalu menganiayanya secara bergantian.

Selanjutnya, warga membawa kedua korban ke Polsek Cimanggis. Polisi kemudian merujuk korban ke RS Brimob. Namun, nyawa Wajir Ali Tuankotta tak tertolong akibat luka berat.

Baca Juga :  7 Siswa SMA di Sunter Diduga Keracunan MBG, BPOM Turun Tangan

Penyidik menyebut, pelaku nekat menganiaya korban karena kesal dan menganggap korban tidak kooperatif.

Kini, keenam pelaku mendekam di tahanan. Polisi menjerat mereka dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, keluarga korban menggeruduk Polres Metro Depok. Mereka murka karena lokasi kejadian belum dipasangi police line meski korban sudah meninggal.

Kuasa hukum korban menilai ada dugaan pembiaran dan mendesak polisi bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Ini bukan kasus kecil. Ada nyawa yang melayang,” tegas kuasa hukum korban.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm
Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT
The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka
Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis
Xi Jinping dan Keir Starmer Bertemu di Beijing: Akhiri 8 Tahun Kebekuan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:56 WIB

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:42 WIB

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:14 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:57 WIB

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Berita Terbaru

Kembali ke jalur diplomasi. Setelah drama ancaman aneksasi, pejabat senior Denmark, Greenland, dan AS gelar pertemuan konstruktif pertama di Washington. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:42 WIB

Personel Brimob Gegana mengevakuasi warga terjebak banjir di Komplek Golden Ville, Daan Mogot, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:14 WIB