Pengendara Motor Aniaya Pasangan Sejoli di Koja Saat Banjir, Korban Luka Parah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga pelaku penganiayaan saat banjir di Koja, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Diduga pelaku penganiayaan saat banjir di Koja, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasangan sejoli di Jakarta Utara menjadi korban penganiayaan brutal oleh pengendara sepeda motor tak dikenal.

Insiden ini terjadi di tengah genangan banjir di Jalan Kramat Jaya Raya, Koja, tepatnya di depan Masjid Islamic Center, Selasa (13/1/2026) dini hari.

Peristiwa bermula saat Anisa bersama kekasihnya, Mykly, melintas di lokasi banjir. Saat itu, Anisa menegur pengendara motor agar melaju pelan karena cipratan air membuat mereka basah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, teguran tersebut justru memicu emosi pelaku hingga terjadi adu mulut.

Tak lama kemudian, sejumlah pengendara lain berusaha melerai pertengkaran tersebut. Meski demikian, pelaku diduga masih mengikuti korban.

Baca Juga :  Polsek Cikarang Utara Bongkar Pabrik Uang Palsu di Bekasi, Pelaku Belajar dari YouTube

Beberapa meter dari lokasi awal, pelaku kembali mendatangi Anisa dan Mykly lalu melakukan penganiayaan.

Akibat kejadian itu, Anisa mengalami luka dan pendarahan di bagian wajah akibat pukulan pelaku. Sementara itu, Mykly mengalami lebam di wajah. Usai menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.

Selanjutnya, Anisa dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis. Korban pun berencana melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pengendara Motor Aniaya Pasangan, Korban Dilarikan ke RS
Pengendara Motor Aniaya Pasangan, Korban Dilarikan ke RS

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto membenarkan pihaknya telah memonitor kejadian tersebut. Ia menyebut Satreskrim Polsek Koja sudah berkoordinasi dengan korban untuk pembuatan laporan polisi.

Baca Juga :  Kampung Narkoba di OKU Timur Digulung Polisi, 5 Pelaku dan 47 Paket Sabu Disita

“Sudah kami monitor. Satreskrim Polsek Koja juga telah menghubungi korban agar segera membuat laporan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Kompol Andry saat dikonfirmasi Posnews, Selasa (13/1/2026) sore.

Lebih lanjut, Andry menjelaskan, setelah laporan dibuat, polisi akan melakukan visum terhadap korban, memeriksa saksi-saksi, serta memanggil terlapor guna mengungkap kronologi lengkap kasus penganiayaan tersebut.

“Jika laporan sudah masuk, perkembangan kasus akan kami sampaikan,” pungkasnya. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59 WIB

BMKG Prediksi Sebagian Besar Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Berita Terbaru

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB