POSNEWS.CO.ID, TOKYO – Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz menggelar pertemuan bilateral penting di Tokyo pada Rabu kemarin.
Kedua pemimpin negara menyepakati kerja sama strategis untuk mengamankan dan mendiversifikasi pasokan mineral kritis berskala internasional.
Langkah diplomasi ini bertujuan untuk memangkas dominasi penuh Tiongkok pada rantai pasok bahan mentah industri global.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Tiongkok saat ini menguasai pasar global untuk komoditas tanah jarang yang menggerakkan industri baterai hingga rudal pertahanan.
Sanae Takaichi menegaskan bahwa Jepang dan Jerman akan fokus melindungi teknologi penting serta mengembangkan sumber pasokan alternatif.
Respon Kedua Negara Terhadap Pembatasan Ekspor Dan Praktik Koersi Ekonomi
Tiongkok sebelumnya memperketat kendali ekspor produk kegunaan ganda dan tanah jarang ke Jepang akibat perselisihan diplomatik isu Taiwan.
Meskipun tidak menyebut nama Tiongkok secara langsung, kedua pemimpin menyampaikan keprihatinan mendalam atas munculnya praktik koersi ekonomi sepihak.
Pernyataan bersama menegaskan komitmen kuat kedua negara untuk memastikan kegagalan segala bentuk persenjataan dependensi ekonomi global.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menekankan pentingnya strategi pemutusan risiko (de-risking), diversifikasi, serta peningkatan ketahanan rantai pasokan bahan mentah.
Merz mengimbau negara-negara sekutu untuk membangun aliansi politik global guna memperkuat perdagangan internasional berbasis aturan hukum.
Memperkuat Hubungan Pertahanan Energi Serta Kunjungan Diplomatik Di Kawasan Asia
Selain sektor mineral kritis, Jepang dan Jerman sepakat memperluas kolaborasi pada bidang pertahanan, energi, serta teknologi canggih.
Kanselir Merz menyampaikan pidato forum ekonomi di Tokyo sebelum melanjutkan agenda kunjungan diplomatiknya ke kawasan Asia Timur.
Sebelum tiba di Tokyo, Kanselir Jerman telah menyelesaikan agenda pertemuan penting bersama para pemimpin pemerintahan di Singapura.
Merz menjadwalkan kunjungan kenegaraan berikutnya ke Korea Selatan pada Kamis untuk memperkuat kemitraan ekonomi dan keamanan regional.
Pemerintah Jepang optimistis aliansi strategis bersama Jerman akan menjaga ketahanan pasokan industri manufaktur dan teknologi tinggi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













