Penyebab Keracunan 1.333 Siswa MBG, Bakteri Salmonella dan Bacillus Cereus

Minggu, 28 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa korban keracunan MBG dirawat di Puskesmas Cipongkor, Bandung Barat. Dok: Istimewa

Siswa korban keracunan MBG dirawat di Puskesmas Cipongkor, Bandung Barat. Dok: Istimewa

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Fakta mengerikan terbongkar. Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat memastikan penyebab keracunan massal 1.333 siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah serangan bakteri Salmonella dan Bacillus cereus.

Kepala UPTD Labkesda Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr Ryan Bayusantika Ristandi, mengungkapkan bakteri ditemukan dari sampel makanan MBG yang diperiksa tim laboratorium.

“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk, yakni Salmonella dan Bacillus cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan,” tegas Ryan, Minggu (28/9/2025).

Proses Masak Disorot

Menurut Ryan, kontaminasi terjadi karena rentang waktu penyiapan hingga penyajian makanan terlalu lama. Kondisi itu membuat bakteri berkembang biak tanpa kendali.

Baca Juga :  Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta dan MRT Selama Sepekan untuk Pemulihan Pasca Demo

“Jika makanan dibiarkan di suhu ruang lebih dari enam jam tanpa pengendalian suhu yang tepat, risiko bakteri tumbuh sangat tinggi,” jelasnya.

Dia menekankan pentingnya higienitas dapur, mulai dari air bersih, peralatan masak, hingga kebersihan petugas. Makanan seharusnya disimpan di suhu di atas 60 derajat Celsius atau di bawah 5 derajat Celsius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemasak wajib pakai sarung tangan, baju bersih, dan pastikan bahan tidak terkontaminasi,” tambah Ryan.

Baca Juga :  Dari Netizen untuk Dedi Sitorus PDIP : Jangan Sok Bicara HAM! Tanya Ibu Mega, Pak Andhika dan Om Hendro: Bagaimana ‘Munir dan Theys’?

Dinkes Jabar Bergerak

Dinas Kesehatan Jawa Barat pun mengimbau seluruh pengelola MBG memperketat protokol keamanan pangan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Kasus keracunan MBG pertama kali meledak di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Hingga Jumat (26/9), tercatat 1.333 pelajar mengalami gejala mual, muntah, hingga diare.

Tak lama, kasus serupa muncul di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, menimpa 657 orang. Kedua daerah kini menjadi fokus investigasi karena jumlah korban terus bertambah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB