Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi perampokan brutal mengguncang kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat. Dua pelaku diduga menyatroni sebuah rumah dan menyerang seorang tamu hingga kritis.

Korban berinisial MAH mengalami tujuh luka tusuk di leher dan punggung sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa mencekam itu terjadi pada Selasa (16/6/2026). Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku yang berhasil kabur setelah membawa kabur sejumlah perhiasan emas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan dugaan tindak pidana perampokan tersebut.

“Informasi awal mengarah pada perampokan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman,” kata Roby, Kamis (18/6/2026).

Korban Sedang Bertamu Saat Diserang

Polisi mengungkapkan korban bukan penghuni rumah yang menjadi lokasi kejadian. Saat itu, MAH sedang berkunjung ke rumah rekannya berinisial T yang berada di kawasan Menteng.

Baca Juga :  KPK Petakan Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Dugaan Mark Up SPPG

Ketika korban berada di dalam rumah, dua pelaku tiba-tiba masuk dan langsung melancarkan aksinya.

Berdasarkan keterangan saksi, pelaku menyekap korban sebelum melakukan penganiayaan dan menggasak perhiasan emas milik pemilik rumah.

“Menurut keterangan saksi, ada dua pelaku yang datang lalu menyekap korban. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah hampir tidak sadarkan diri sehingga belum bisa dimintai keterangan,” ujar Roby.

Ditusuk Berkali-kali, Korban Sempat Kritis

Serangan yang dilakukan pelaku tergolong sadis. Korban mengalami tujuh luka tusuk di bagian leher dan punggung, serta sejumlah luka akibat pukulan benda tumpul.

Akibat luka serius tersebut, korban sempat berada dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Meski demikian, kondisi korban dilaporkan mulai menunjukkan perkembangan positif.

“Kemarin korban dalam kondisi kritis. Namun, hari ini kondisinya mulai membaik. Ada tujuh luka tusuk dan beberapa luka pukulan,” jelas Roby.

Baca Juga :  Diperiksa Maraton 8,5 Jam di KPK, Yaqut Ogah Jawab Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

Emas Pemilik Rumah Hilang

Selain menganiaya korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah emas milik pemilik rumah.

Polisi masih mendata nilai kerugian dan jumlah pasti perhiasan yang hilang dalam aksi tersebut.

“Yang hilang berdasarkan informasi sementara adalah emas milik saksi atau pemilik rumah, bukan milik korban,” tambahnya.

Polisi Buru Dua Pelaku

Saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih mengumpulkan alat bukti dan memburu dua pelaku yang diduga terlibat dalam perampokan berdarah tersebut.

Penyidik juga mendalami motif pelaku, termasuk kemungkinan apakah korban dan pemilik rumah telah menjadi target sebelumnya.

Kasus ini kembali menambah daftar aksi kriminal yang menyasar rumah tinggal di Jakarta. Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB