Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar, 256 Personel Jaga Keamanan Jakarta

Kamis, 11 September 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polda Metro Jaya melakukan patroli gabungan di jalan protokol Jakarta untuk mencegah aksi sahur on the road selama Ramadhan. (Posnews/Ist)

Petugas Polda Metro Jaya melakukan patroli gabungan di jalan protokol Jakarta untuk mencegah aksi sahur on the road selama Ramadhan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya kembali menggelar patroli skala besar di sejumlah titik Ibu Kota pada Kamis (11/9/2025) sore. Sebanyak 256 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Patroli dibagi menjadi dua kelompok dengan rute berbeda. Kelompok pertama menyisir Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat, dimulai dari Mako Polda Metro Jaya menuju Otista Raya (Kampung Melayu), Matraman, Pramuka, Pelabuhan, Gunung Sahari, Kramat Raya, Matraman, lalu Manggarai, Tebet, Pancoran, dan kembali ke Mako Polda Metro Jaya.

Kelompok kedua bergerak di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Rutenya dari Mako Polda Metro Jaya menuju Fatmawati, Lebak Bulus, Pondok Indah, Arteri Permata Hijau, Tentara Pelajar, Palmerah, Tomang, Harmoni, Monas, dan kembali ke Mako Polda Metro Jaya.

Personel gabungan berasal dari Satbrimobda, Ditlantas, Ditsamapta, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditnarkoba, serta kelompok masyarakat.

Kasiaga 1 Biroops Polda Metro Jaya, AKBP Dimas Prasetyo, menyatakan patroli ini dilakukan secara preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Pasca peristiwa tersebut, masyarakat meminta frekuensi patroli ditingkatkan. Saat ini, patroli terus dilakukan di titik padat aktivitas, daerah rawan kriminalitas, dan lokasi lain sesuai kebutuhan,” ujar Dimas.

Evaluasi dilakukan setiap hari, baik di tingkat Polda maupun Mabes Polri. Patroli akan terus digelar selama masyarakat membutuhkannya. Polres di jajaran wilayah hukum Polda Metro Jaya juga menerapkan langkah serupa untuk memastikan keamanan pulih sepenuhnya.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Jabodetabek Hujan Sore Ini, Waspada Petir dan Angin Kencang

Ke depan, patroli difokuskan pada kawasan pemukiman, titik padat lalu lintas, dan lokasi rawan kriminalitas. Menurut Dimas, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Patroli ini juga menjadi bagian dari program Jaga Jakarta+, yang menekankan langkah proaktif dalam pencegahan tindak kejahatan, peningkatan kehadiran polisi di tengah masyarakat, dan penanganan cepat potensi gangguan kamtibmas.

“Melalui Jaga Jakarta+, polisi hadir tidak hanya saat terjadi masalah, tetapi juga untuk memastikan keamanan dan membangun kepercayaan masyarakat,” tutup Dimas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Berita Terbaru

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB