Cinta Ditolak, Nyawa Melayang – Pria di Sleman Bunuh Kekasih Sendiri

Kamis, 6 November 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

Ilustrasi, penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID Seorang pria di Sleman menyimpan dendam kemudian nekad menghabisi nyawa kekasihnya lantaran cinta bertepuk sebelah tangan.

Pria tersebut bernama Lukas Budi Widodo (54) tega membunuh kekasihnya sendiri, RI (39), seorang janda anak satu di Mejing Wetan, Gamping, Sleman. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Matheus Wiwit mengungkapkan, pelaku kalap setelah cintanya ditolak mentah-mentah oleh korban.

Pelaku sakit hati karena hubungan asmara mereka tidak direstui korban. Ia ingin tetap bersama, tetapi korban menolak,” ujar Wiwit, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  Satpam KPU Wajo Tikam Staf dengan Badik, Dipicu Dugaan Kopi Diludahi

Hubungan asmara keduanya baru berjalan tiga bulan, namun penuh drama. Hari kejadian, Lukas datang ke kontrakan korban untuk menyerahkan uang bulanan dan membicarakan hubungan mereka. Namun, permintaan itu ditolak korban hingga membuat pelaku gelap mata.

Tanpa pikir panjang, Lukas membanting korban ke lantai hingga terkapar. Tak puas, ia menggorok leher korban dengan pisau hingga tewas bersimbah darah.

Pelaku mengaku khilaf, tapi aksinya sangat kejam. Setelah membanting korban, ia langsung mengambil pisau dan menggorok lehernya,” jelas AKP Wiwit.

Baca Juga :  Pesantren Kilat Ramadan 2026, Polres Metro Depok Bina Remaja Pelaku Tawuran

Kabur dan Nyaris Bunuh Diri

Usai membunuh, Lukas kabur ke Magelang. Di sana, ia membeli racun serangga untuk mengakhiri hidupnya sendiri sebagai bentuk penyesalan. Namun, sebelum sempat meneguk racun, polisi berhasil menangkapnya hidup-hidup.

Niatnya memang ingin bunuh diri. Tapi petugas berhasil menangkapnya sebelum racun menewaskannya,” ujar Wiwit.

Kini, Lukas dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa cinta yang ditolak tidak harus dibayar dengan darah. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi
Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Banjir Bandang Pasaman Rendam 55 Rumah, Satu Warga Terseret Arus
Polisi Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian di Sorong, 2 Terduga Pelaku Dibekuk
Penembakan di Lapak Sabung Ayam Mesuji, Adi Mengaku Balas Tembakan
Pencarian KM Virgo Hari Ke – 8, Polda Kalsel Siapkan Kontainer Jenazah
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi

Senin, 21 September 2026 - 09:17 WIB

Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Senin, 21 September 2026 - 06:49 WIB

Polisi Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian di Sorong, 2 Terduga Pelaku Dibekuk

Minggu, 20 September 2026 - 16:16 WIB

Penembakan di Lapak Sabung Ayam Mesuji, Adi Mengaku Balas Tembakan

Berita Terbaru