JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi bergerak cepat. Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur meringkus pria yang mengaku aparat setelah menganiaya tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur.
Kasat Reskrim AKBP Dicky Fertoffan membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah diamankan, satu orang,” tegas Dicky, Selasa (24/2/2026).
Insiden terjadi Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku hendak mengisi BBM jenis Pertalite. Namun, petugas SPBU menolak karena pelat nomor kendaraan tidak sesuai peruntukan.
Tak terima ditegur, pelaku diduga emosi dan langsung melakukan penganiayaan. Saat ini, polisi masih mendalami motif serta klaim pelaku yang mengaku sebagai aparat.
Tiga Korban Luka, Satu Gigi Patah
Tiga pegawai yang menjadi korban yakni:
- Ahmad Khoirul Anam (staf, 5 tahun bekerja)
- Lukmanul Hakim (operator)
- Abud Mahmudin (operator, 4 tahun bekerja)
Pelaku menampar Anam, memukul rahang Lukman, serta menghantam pipi Abud hingga giginya patah dan berdarah.
“Gigi saya patah setengah, berdarah karena kena saraf,” ujar Abud.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat kejadian itu, para korban mengalami luka dan trauma. Pemilik SPBU 3413901, Ernesta, langsung melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pulogadung. Korban juga telah menjalani visum.
Polisi Dalami Dugaan Penyalahgunaan Identitas
Selain penganiayaan, polisi menyelidiki dugaan pelaku mencatut atau menyalahgunakan identitas aparat untuk mengintimidasi korban.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan pekerja SPBU dan dugaan penyalahgunaan atribut aparat.
Polisi memastikan proses hukum berjalan dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. (red)
Editor : Hadwan





















