Polri–Kemenhut Bersatu Padamkan Karhutla, Tangkap 83 Pelaku Pembakar Hutan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai rapat koordinasi penanganan karhutla di Mabes Polri. Dok: Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai rapat koordinasi penanganan karhutla di Mabes Polri. Dok: Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hutan Indonesia merupakan salah satu paru-paru dunia, sekaligus memiliki keanekaragaman satwa dan fauna yang kaya.

Untuk menjaga kelestariannya, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendatangi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan itu membahas sinergi aparat kepolisian dalam memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri siap mengoptimalkan peran dan koordinasi lintas instansi demi mempercepat penanggulangan karhutla.

“Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan Indonesia kini memasuki musim hujan yang diprediksi berlangsung dari September hingga November 2025, dengan puncaknya pada November 2025 hingga Februari 2026. Namun, ia menegaskan, sejumlah wilayah masih perlu waspada karena potensi karhutla belum sepenuhnya hilang.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Todong Ojek Online di Duri Kepa, Motor Raib Dibawa Kabur

“BMKG melaporkan masih terjadi panas ekstrem di beberapa daerah seperti Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, dan Sentani,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, Sigit memaparkan bahwa sejak Januari hingga 22 Oktober 2025 tercatat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi. Angka ini menurun 24,8 persen atau 833 titik dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Titik panas terbanyak muncul di Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

“Penyebab utama masih karena curah hujan rendah, cuaca kering, dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api, terutama di lahan gambut,” jelasnya.

Untuk mencegah meluasnya kebakaran, Polri bersama Kementerian Kehutanan dan lembaga terkait telah melakukan berbagai langkah mitigasi. Sepanjang 2025, Polri mencatat 27.621 kegiatan sosialisasi dan 11.949 patroli lapangan, serta membangun 4.032 embung dan 1.457 menara pantau di daerah rawan karhutla.

“Polri berkomitmen mengambil langkah cepat, terpadu, dan berkelanjutan demi menjaga stabilitas lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat,” tegas Sigit.

Posko Tanggap Darurat Terpadu

Selain itu, Polri juga meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan dengan mendirikan Posko Tanggap Darurat Terpadu di wilayah rawan kebakaran. Mereka juga memanfaatkan teknologi Geospatial Analytic Center (GAC) untuk deteksi dini karhutla yang terintegrasi dengan sistem SiPongi (Kemenhut), Fire Danger Rating System, Himawari (BMKG), dan TMAT (KLHK).

Baca Juga :  Imigrasi Soekarno-Hatta Gagalkan 137 CPMI Ilegal Jelang Libur Nataru 2025

Dalam patroli darat dan udara, Polri melibatkan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api untuk memverifikasi dan memadamkan titik api secara real time, termasuk dengan operasi modifikasi cuaca bila diperlukan.

Terkait penegakan hukum, Sigit menegaskan, Polri bertindak tegas terhadap pelaku pembakaran lahan. Dari Januari hingga 23 Oktober 2025, Polri sudah menangani 86 kasus dengan 83 tersangka.

“Sebagian besar pelaku membakar lahan untuk kepentingan perkebunan. Saya mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan itu bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan banyak orang,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB