BNPB: Warga Masih Terjebak di Reruntuhan Gempa NTT M 7,7

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.(Posnews/Ist)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.(Posnews/Ist)

BNPB mengungkap masih ada warga yang diduga terjebak di reruntuhan bangunan akibat gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD terus melakukan pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah terdampak.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Harapan masih dicari di balik puing-puing bangunan yang runtuh.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan bahwa sejumlah warga diduga masih terjebak di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data BNPB hingga pukul 15.00 WIB, bencana tersebut telah menyebabkan 38 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Selain itu, lebih dari 2.000 warga mengungsi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga :  Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Ratusan Alat dan BBM Disita

“Masih ada beberapa masyarakat yang disinyalir memerlukan pertolongan. Ada yang terjebak di beberapa bangunan, dan ini menjadi sasaran awal tim penanganan bencana,” kata Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB.

Tim Gabungan Bergerak Cepat

BNPB menegaskan bahwa Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta berbagai unsur terkait telah bergerak ke lokasi untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan.

“Tim segera melakukan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Suharyanto.

Evakuasi berlangsung di tengah kerusakan bangunan dan akses yang masih terbatas di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Posko Penanggulangan Bencana Diaktifkan

BNPB bersama Pemprov NTT mengaktifkan Posko Penanggulangan Bencana untuk mengoordinasikan evakuasi, logistik, dan layanan kesehatan.

Gempa M 7,7 di timur laut Mbay, Nagekeo, sempat memicu peringatan dini tsunami sebelum diakhiri BMKG.

Meski ancaman tsunami telah berlalu, gempa susulan masih berpotensi terjadi, sehingga petugas terus bekerja dengan kewaspadaan tinggi.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, menjauhi bangunan yang rusak, dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.

Di tengah duka yang menyelimuti Flores, operasi pencarian menjadi perlombaan melawan waktu.

Setiap menit yang berlalu menjadi harapan bagi keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang tercinta di balik reruntuhan bangunan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB