Pomdam Jaya Limpahkan Kasus Pembunuhan Bankir BRI Sidang Militer Terbuka

Sabtu, 20 September 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Instalasi Tahanan Militer Pom Dam Jaya. Dok-Istimewa

Instalasi Tahanan Militer Pom Dam Jaya. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya) menetapkan dua oknum Kopassus, Serka N dan Kopda FH, sebagai tersangka kasus penculikan serta pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Keduanya akan disidang di Pengadilan Militer yang digelar secara terbuka. Saat ini, penyidik Pomdam Jaya masih memeriksa keduanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana menegaskan, sidang terhadap dua prajurit itu akan digelar terbuka di pengadilan militer. “Sidang di pengadilan militer, dilaksanakan terbuka,” kata Wahyu di Monas, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Penggerebekan Apartemen di Tangerang: Pria Simpan Sabu, Ekstasi, Ketamin dan Pistol Rakitan

Menurut Wahyu, setelah pemeriksaan selesai, Pomdam Jaya bakal melimpahkan berkas perkara ke oditur militer. Jika lengkap, kasus langsung masuk ke pengadilan militer untuk disidangkan.

Nanti auditor punya waktu dua minggu untuk menilai berkas. Kalau ada yang kurang, dikembalikan. Kalau sudah lengkap, langsung dilimpahkan ke pengadilan militer,” jelasnya.

Baca Juga :  Pria Majalengka Tewas Ditusuk di Kembangan, Diduga Masalah Pekerjaan

Ia menambahkan, sejak awal kedua prajurit sudah diperiksa. Namun setelah jadi tersangka, tanggung jawab sepenuhnya ada di Serka N dan Kopda FH.

Mereka yang tanggung jawab. Aksi dilakukan di luar dinas dan meninggalkan satuan tanpa izin. Jadi urusan personal, bukan kesatuan,” tegas Wahyu. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Pembunuhan Terhadap Anggota Kongres AS
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba di Bandara Soekarno-Hatta
Zelenskyy Komunikasi dengan AS Saat Rusia Hantam Kharkiv
Pengendara Vario Tewas Terlindas Mobil di Ciampea Bogor Usai Gagal Salip Bus
Kerusuhan Belfast Pecah: Massa Anti-Imigran Bakar Kendaraan
AS Gempur Iran Pasca Penembakan Helikopter Apache
Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Kamar Indekos Jadi Markas Sabu, Pasutri di Bekasi Diciduk Polisi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:08 WIB

Ancaman Pembunuhan Terhadap Anggota Kongres AS

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:30 WIB

BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba di Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:13 WIB

Zelenskyy Komunikasi dengan AS Saat Rusia Hantam Kharkiv

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:09 WIB

Pengendara Vario Tewas Terlindas Mobil di Ciampea Bogor Usai Gagal Salip Bus

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:50 WIB

Kerusuhan Belfast Pecah: Massa Anti-Imigran Bakar Kendaraan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Dampak pelonggaran aturan media sosial. Ancaman kekerasan dan pembunuhan terhadap anggota Kongres Amerika Serikat melonjak setelah Meta mencabut kebijakan moderasi konten. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman Pembunuhan Terhadap Anggota Kongres AS

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:08 WIB

Upaya diplomasi di tengah perang udara. Presiden Volodymyr Zelenskyy berkomunikasi dengan utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner saat Rusia kembali menggempur Kharkiv. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Komunikasi dengan AS Saat Rusia Hantam Kharkiv

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:13 WIB

Ketegangan imigrasi di Irlandia Utara. Demonstran anti-imigran mengamuk dan membakar kendaraan di Belfast setelah polisi mendakwa seorang pria asal Sudan atas kasus penikaman brutal. Dok: REUTERS/Isabel Infantes

INTERNASIONAL

Kerusuhan Belfast Pecah: Massa Anti-Imigran Bakar Kendaraan

Rabu, 10 Jun 2026 - 10:50 WIB