Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Guyur Hampir Semua Wilayah, Warga Diminta Siaga

Minggu, 10 Agustus 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Minggu (10/8/2025), dan memprediksi hujan ringan mengguyur hampir seluruh wilayah DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu yang berawan.

BMKG memprediksi hujan ringan turun di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Sementara Kepulauan Seribu hanya berawan sepanjang hari.

Di kawasan padat seperti Jakarta Selatan, hujan ringan diperkirakan merata di semua kecamatan, termasuk Setiabudi, Tebet, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, hingga Cilandak. Contohnya, di Melawai hujan sudah bisa turun sejak pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB sebelum langit kembali berawan.

Baca Juga :  Jenazah WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan di Pulau Padar, Operasi SAR Hari ke-10

Situasi serupa juga terjadi di Senayan, dengan suhu stabil di kisaran 25°C. Hujan ringan pun akan mengguyur Gambir dan Kemayoran pada siang hingga sore hari.

Detail prakiraan cuaca BMKG untuk Jakarta, Minggu (10/8/2025):

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta Pusat: Hujan ringan, suhu 25–30°C, kelembapan 62–93%, Jakarta Utara: Hujan ringan, suhu 25–29°C, kelembapan 68–92%, Jakarta Barat: Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 62–93%, Jakarta Selatan: Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 58–94%, Jakarta Timur: Hujan ringan, suhu 24–31°C, kelembapan 61–96%, Kepulauan Seribu: Berawan, suhu 26–28°C, kelembapan 75–83%.

Baca Juga :  Jadwal dan cara menerima bantuan beras 20 kg untuk KPM Agustus 2025

BMKG mengimbau warga bawa jas hujan, waspada genangan, dan hati-hati beraktivitas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Berita Terbaru

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB