Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru yang melarang perusahaan melakukan panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Dok: Istimewa.

Penerapan Aturan Baru dan Sanksi Denda

POSNEWS.CO.ID, PARIS — Pemerintah Prancis memberlakukan undang-undang baru pada 11 Agustus. Aturan ini melarang total panggilan telemarketing tanpa persetujuan awal konsumen. Selain itu, konsumen dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja. Oleh karena itu, perusahaan wajib menghentikan praktik promosi sepihak.

Pemerintah menetapkan sanksi finansial yang sangat berat bagi pelanggar. Individu yang membuat panggilan ilegal menghadapi denda 75.000 euro. Sementara itu, perusahaan melanggar menghadapi denda hingga 375.000 euro. Akibatnya, pelaku usaha harus memperketat prosedur pemasaran mereka.

Baca Juga :  Mantan PM Hungaria Tuduh Pemerintah Hancurkan Demokrasi

Alasan Kebijakan dan Pengecualian Khusus

Pemerintah merespons keluhan warga yang menerima panggilan promosi harian. Mayoritas warga Prancis menerima minimal satu panggilan telemarketing setiap minggu. Oleh karena itu, 11 organisasi konsumen mendesak larangan total sejak tahun lalu. Panggilan teror tersebut sangat mengganggu kehidupan harian masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pemerintah memberikan beberapa pengecualian khusus dalam aturan baru. Perusahaan masih boleh menghubungi pelanggan yang memiliki kontrak aktif. Selain itu, konsumen bisa memberikan izin lewat formulir khusus. Selanjutnya, warga dapat melaporkan pelanggaran melalui situs resmi pemerintah.

Baca Juga :  China Kecam Pemimpin Eswatini Soal Kunjungan Presiden Taiwan

Dampak Industri dan Perbandingan Internasional

Di sisi lain, kebijakan baru Prancis memicu kekhawatiran besar di Maroko. Menteri Pekerjaan Maroko Younes Sekkouri mengkhawatirkan nasib 50.000 pekerja. Pusat panggilan Maroko menggantungkan 80 persen pendapatan dari pasar Prancis. Akibatnya, industri call center Maroko menghadapi ancaman kerugian besar.

Sementara itu, Jerman telah menerapkan larangan serupa sejak tahun 2009. Negara lain seperti Amerika Serikat dan Inggris memakai sistem pendaftaran. Namun, Inggris tetap mengancam pelanggar dengan denda 500.000 ponsterling. Oleh karena itu, Prancis mempertegas perlindungan hak privasi konsumen.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional
Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang
Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda
Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas
Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12 WIB

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan

Jumat, 6 November 2026 - 09:40 WIB

Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Jumat, 6 November 2026 - 08:30 WIB

Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang

Jumat, 6 November 2026 - 07:26 WIB

Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda

Berita Terbaru

Rumor chipset Galaxy S27 Ultra kembali berbelok: Snapdragon atau Exynos 2700? Simak rangkuman bocoran terbaru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Galaxy S27 Ultra: Snapdragon dan Exynos 2700

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:16 WIB

Honor 700 Series tampil dengan layar kedua di modul kamera belakang. Pre-order sudah berjalan di China. Simak model, warna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor 700 Series Punya Layar Kedua di Modul Kamera

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:15 WIB