BOSTON, POSNEWS.CO.ID – Prancis kembali membuktikan ketangguhan mereka di panggung sepak bola dunia.
Tebus Kegagalan Penalti Lewat Gol Indah
Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama. Kiper Maroko Yassine Bounou sukses membaca arah bola tersebut. Namun, Mbappe langsung membayar lunas kesalahan itu kemudian.
Bintang Real Madrid itu mencetak gol pembuka pada menit ke-60. Ia melepaskan tembakan melengkung yang sangat indah. Gol tersebut akhirnya membawa Prancis memimpin 1-0.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Itu merupakan gol kedelapan Mbappe sepanjang turnamen ini. Catatan gol tersebut menyamai rekor bintang Argentina Lionel Messi. Sayangnya, Mbappe harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Ia menjalani perawatan kompres es pada pergelangan kaki kanan.
Dembele Genapkan Kemenangan di Gillette Stadium
Sebelum meninggalkan lapangan, Mbappe merancang sebuah umpan matang. Ousmane Dembele menyambut umpan tersebut dengan berlari cepat. Dembele menaklukkan Bounou lewat tembakan mendatar yang akurat.
Sebanyak 63.811 penonton menyaksikan langsung momen dramatis tersebut. Gol Dembele memastikan kemenangan Prancis menjadi 2-0. Hasil ini menyingkirkan Maroko dari turnamen Piala Dunia. Skenario ini mirip dengan semifinal edisi 2022 di Qatar.
Skuad Les Bleus Menuju Dallas
Kemenangan ini membawa anak asuh Didier Deschamps ke semifinal. Skuad Prancis akan menantang pemenang laga antara Spanyol dan Belgia. Pertandingan semifinal tersebut akan berlangsung di Dallas hari Selasa depan.
Prancis kini mengincar tiket final Piala Dunia ketiga secara beruntun. Turnamen ini juga menjadi panggung terakhir bagi pelatih Didier Deschamps. Deschamps akan meletakkan jabatannya setelah kompetisi akbar ini usai.
Maroko Kurang Tajam Tanpa Saibari
Maroko sebenarnya mendapatkan dukungan luar biasa dari para penonton. Namun, mereka kehilangan ketajaman di lini depan sepanjang laga. Absennya Ismael Saibari karena cedera memperburuk serangan Maroko.
Meski kalah, Maroko memiliki masa depan yang sangat cerah. Skuad Singa Atlas memiliki banyak talenta muda berbakat. Salah satunya adalah gelandang muda Ayyoub Bouaddi. Mereka akan menjadi tuan rumah bersama pada Piala Dunia 2030. Maroko akan menyelenggarakan turnamen itu bersama Spanyol dan Portugal.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia












