Proyek MRT Fase 2 Ubah Arus Sudirman, Rekayasa Lalu Lintas Hingga Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Rekayasa lalu lintas di sekitar Stasiun LRT Manggarai saat peresmian operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Rekayasa lalu lintas di sekitar Stasiun LRT Manggarai saat peresmian operasional LRT Kelapa Gading-Manggarai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Proyek MRT Fase 2 bikin arus lalu lintas di jantung ibu kota berubah. Karena itu, bagi masyarakat yang beraktifitas di malam hari hingga dini hari untuk menghindari kawasan tersebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, imbas pengecoran Thamrin Entrance 4 MRT Fase 2 Segmen CP-205.

Rekayasa lalu lintas ini berlaku hingga Oktober 2026 dan diterapkan setiap malam mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Pengendara yang melintas diminta ekstra waspada.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan, pengaturan arus kendaraan dilakukan demi menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama proyek berlangsung, khususnya pada jam malam.

“Pengecoran membutuhkan mobilitas truk mixer keluar-masuk lokasi. Karena itu, kami terapkan rekayasa lalu lintas,” ujar Syafrin, Selasa (27/1/2026).

Pengecoran trackwork MRT dilakukan melalui Entrance 4 di Jalan MH Thamrin, tepat di depan Hotel Sari Pacific. Sementara itu, antrean truk mixer dipusatkan di kawasan Thamrin 10.

Baca Juga :  Transportasi Kepulauan Seribu Berubah, DPRD Minta Kapal Tradisional Tak Tersingkir

Dishub juga melarang kendaraan parkir di badan jalan untuk mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar proyek.

Tak hanya itu, Dishub memastikan jadwal pengecoran tidak mengganggu Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di ruas MH Thamrin–Jenderal Sudirman.

Dishub DKI Jakarta mengimbau pengendara mematuhi rambu dan arahan petugas, serta memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama proyek MRT berjalan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan
Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang
Kronologi Ledakan Tabung Gas Elpiji di Duren Sawit: Warga Panik Evakuasi Korban
Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya
Hati-hati! BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini
Warga Jakarta yang Cari Kerja Bisa Naik Transportasi Umum Gratis, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:13 WIB

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Minggu, 1 November 2026 - 05:13 WIB

Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Kronologi Ledakan Tabung Gas Elpiji di Duren Sawit: Warga Panik Evakuasi Korban

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB