Proyek MRT Fase 2 Ubah Arus Sudirman, Rekayasa Lalu Lintas Hingga Oktober 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur arus kendaraan di kawasan Bundaran HI menjelang puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta.(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur arus kendaraan di kawasan Bundaran HI menjelang puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Proyek MRT Fase 2 bikin arus lalu lintas di jantung ibu kota berubah. Karena itu, bagi masyarakat yang beraktifitas di malam hari hingga dini hari untuk menghindari kawasan tersebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, imbas pengecoran Thamrin Entrance 4 MRT Fase 2 Segmen CP-205.

Rekayasa lalu lintas ini berlaku hingga Oktober 2026 dan diterapkan setiap malam mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Pengendara yang melintas diminta ekstra waspada.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan, pengaturan arus kendaraan dilakukan demi menjamin keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama proyek berlangsung, khususnya pada jam malam.

“Pengecoran membutuhkan mobilitas truk mixer keluar-masuk lokasi. Karena itu, kami terapkan rekayasa lalu lintas,” ujar Syafrin, Selasa (27/1/2026).

Pengecoran trackwork MRT dilakukan melalui Entrance 4 di Jalan MH Thamrin, tepat di depan Hotel Sari Pacific. Sementara itu, antrean truk mixer dipusatkan di kawasan Thamrin 10.

Baca Juga :  Ledakan Gudang Munisi Madiun, TNI AD Selidiki Penyebab, Satu Prajurit Tewas

Dishub juga melarang kendaraan parkir di badan jalan untuk mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar proyek.

Tak hanya itu, Dishub memastikan jadwal pengecoran tidak mengganggu Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di ruas MH Thamrin–Jenderal Sudirman.

Dishub DKI Jakarta mengimbau pengendara mematuhi rambu dan arahan petugas, serta memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama proyek MRT berjalan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas
SUTET Priok–Muara Tawar Dipercepat, PLN Salurkan Kompensasi Warga di Cilincing
Cuaca Jabodetabek Jumat Ini, Jakarta Cerah dan Bekasi-Bogor Hujan Ringan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:21 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Berita Terbaru

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB

Langkah taktis dua raksasa ekonomi. Intervensi gabungan otoritas keuangan Jepang dan Amerika Serikat mendongkrak nilai tukar yen hingga level 157 per dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mata Uang Yen Melesat Tajam Sentuh Level 157 Per Dolar

Minggu, 2 Agu 2026 - 06:18 WIB